Badan Besar POM Jayapura Lakukan Sidak Bersama Pemerintah Kota Jayapura, Berikut Pengawasannya !

Kepala Badan Besar POM Jayapura, Mojaza Sirait saat sidak di Mall Jayapura. (Putri Kurita / lintaspapua.com)
0 5

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Dalam sidak bersama pemerintah Kota Jayapura di Pasar Regional Hamadi dan Mall Jayapura, Senin (11/03/2022) lalu, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura tidak menemukan makanan atau minuman yang kadaluarsa atau tidak terdaftar. Hanya menjadi catatan untuk pengemasan ulang makanan.

“Tadi ada yang tapi belum jelas identitasnya secara kasat mata produknya masih bagus tetapi itu kita tindak untuk melakukan perbaikan pada pengemasannya,” ungkap Mojaza Sirait, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura.

Kepala Badan Besar POM Jayapura, Mojaza Sirait saat sidak di Mall Jayapura. (Putri Kurita / lintaspapua.com)

Dikatakan, untuk minyak goreng yang beredar BBPOM sedang melakukan sampling, diberikan stempel di lapangan dan memberlakukan pengujian. Hal ini bertujuan untuk memastikan produk-produk minyak goreng yang masuk di Papua ini benar-benar kualitasnya terjamin.

“Ini merupakan program nasional kami dari BBPOM mau memastikan bahwa kualitas minyak goreng yang beredar di seluruh Indonesia dan Papua,” terangya.

Dia menambahkan untuk pengawasan takjil di Kota Jayapura telah dilakukan seminggu sebelumnya dari 190 sampel yang diuji telah memenuhi syarat mutu pangan dan tidak mengandung formalin atau boraks.

” Artinya secara kualitas untuk syarat kimia memenuhi syarat. Kami juga menyampaikan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan menjaga kebersihan terutama dalam penyajian dan juga di dalam pembuatannya,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pengawasan didistributor dan toko maupun kios juga dilakukan dan ada temuan cukup banyak pangan yang kadaluarsa.

“Kami akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku supaya tidak terulang. Kami sudah lakukan pengawasan di Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Jayapura,”

Dari temuan yang dilakukan pihaknya, nilai ekonomi produk sekitar 8 juta termasuk angka yang cukup besar. Untuk itu dihimbau kepada masyarakat jika menemukan barang yang sudah kadaluwarsa atau rusak segera dilaporkan kepada Balai POM baik di toko maupun kios. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh karena itu dibutuhkan kerjasama antara masyarakat juga dengan BBPOM Jayapura. (Putri Kurita / lintaspapua.com)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×