Yayasan Internet Indonesia Tanda Tangan MoU dengan Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura untuk Pengembangan Infrastruktur Internet

Yayasan Internet Indonesia bersama Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Setelah Penandatanganan MoU pada acara Digitalisasi Nusantara Expo & Summit 2022, Solo, 29/3/2022. (Septa Kulsumawulan / lintaspapua.com).
0 5

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Yayasan Internet Indonesia bersama Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) di Solo (29/03/2022).

Penandatanganan MoU ini dilakukan pada acara Digitalisasi Nusantara Expo & Summit 2022 (DNES 2022) yang digelar oleh Kadin Indonesia, Yayasan Internet Indonesia, serta didukung oleh Pemerintah Kota Surakarta.


Terlihat Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Bersama Yayasan Internet Indonesia Memegang MoU yang sudah ditanda tangani pada acara DNES 2022, Solo, 29/03/2022. (Septa Kulsumawulan / lintaspapua.com)

MoU antara Yayasan Internet Indonesia dengan Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura terkait dengan pengembangan jaringan 5G untuk akses internet pedesaan. Chairman Yayasan Internet Indonesia, Jamalul Izza mengatakan, dengan kerja sama ini yayasan akan memfasilitasi para mitra kerjasama untuk melakukan survei pembangunan BTS khusus 5G di Kabupaten Jayapura.

“Nantinya akan di survei lebih dahulu oleh para mitra kami, lokasi-lokasi mana saja yang bisa dikembangkan jaringan 5G,” ungkap Jamalul.


Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Bersama Yayasan Internet Indonesia saat Penandatanganan MoU Pengembangan Jaringan 5G untuk Akses Internet Pedesaan pada acara DNES 2022, Solo, 29/03/2022. (Septa Kulsumawulan / lintaspapua.com).

Penandatangan MoU ini juga melingkupi pelatihan-pelatihan yang akan diberikan oleh Yayasan melalui program Rumah Teknologi Indonesia kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon. Target dari pengembangan teknologi baru ini adalah perkampungan.

“Di Kabupaten Jayapura itu ada 139 kampung, 5 kelurahan dan 19 kecamatan. Dengan adanya teknologi terbaru ini, kami pasti akan melakukan sosialisasi,” Ungkap Gustaf.

Nantinya, lanjut Gustaf, para mitra dari Yayasan akan bekerja sama dengan BUMDes untuk melakukan survei lokasi. Dia juga menyadari ketika internet sudah menjamah kampung-kampung, maka dibutuhkan edukasi kepada masyarakat agar bisa lebih produktif menggunakan internet.

“Kerja sama ini juga memuat tentang pendampingan edukasi dan literasi digital kepada masyarakat di kampung-kampung sehingga berdampak terhadap ekonomi masyarakat setempat,” terangnya.

Tentang Yayasan Internet Indonesia

Yayasan Internet Indonesia merupakan usaha sosial yang memfokuskan pada isu-isu pemerataan akses internet. Berdiri sejak 2021 oleh Jamalul Izza dengan visi internet untuk semua. Beragam program terkait dengan visi itu seperti Rumah Teknologi, Berbagi Internet untuk Semua, Broadband Rakyat, dan lain sebagainya. (Septa Kulsumawulan / lintaspapua.com).

Leave a Reply

Install di layar

Install
×