Kanwil Kemenag Letakkan Batu Pertama Pembangunan MTsPN Keerom

0 2

Dilakukan Secara Swadaya, MTsPN Keerom Akan Miliki 4 RKB Senilai Rp. 1,8 Miliar.

KEEROM (LINTASPAPUA) — Setelah melalui perjalanan yang panjang, akhirnya Madrasah Tsanawiyah Persiapan Negeri (MTsPN) Keerom akan segera memiliki gedung dan ruang kelasnya sendiri. Hal ini menyusul telah dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan MtsPN Keerom di Yaturaharja, Arso Barat, pada Selasa (29/3/2022) kemarin.

Kakanwil Kemenag Papua, Amsal Yowei, SE, MPdK, bersama Bupati Keerom yang diwakili Kepala Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPdK, Ketua MUI Keerom, Kyai Mahfud Mudhor, Kepala MTsPN Keerom, Minarsih MMPd, dan para tokoh agama melakukan peletakan batu pertama tersebut secara bersama-sama di lokasi pembangunan yaitu di samping jalan poros Arso 10 dan Arso 14.

 

  

Hadir pada acara ini Kepala Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPdK, Kepala LPMP Papua, Adrian Howae, MM, Ketua MUI Keerom, Kyai Mahfud Mudhor, Ketua PGRI Kab Keerom, pimpinan OPD, Kepala madrasah dan sekolah keagamaan di Kab Keerom, Plt Kepala Kampung, orang tua siswa dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan lelang dan penggalangan dana bagi pembangunan RKB (ruang kelas baru) di MTS PN tersebut. Akhirnya terkumpul dana belasan juta rupiah beserta material bangunan seperti pasir, batu, kayu, dll. Adapun nilai bangunan diperkirakan mencapai Rp. 1,8 Miliar.

Kakanwil Kemenag Papua, Amsal Yowei, SE, MPdK, dalam sambutan sebelum memimpin lelang, mengemukakan bahwa soal pendidikan adalah soal komitmen. Dan ia menilai komitmen yang telah ditunjukkan ketua komite dan masyarakat di Yaturaharja untuk mendukung pembangunan MtsPN sangat luar biasa.

Kakanwil Kemenag Provinsi  Papua, Amsal Yowei. (Arief / lintaspapua.com)

“Terimakasih kepada Ketua Komite yang telah mewakafkan tanahnya untuk MTsPN seluas ¾ Ha ini, dan juga terimakasih kepada pemerintah mulai dari kampung, hingga rekomendasi Bupati dan hingga bisa kita wujudkan pembangunan hari ini. Saya yakin dengan komitmen masyarakat dan pemerintah terhadap pendidikan, maka Mts PN ini akan melengkapi kebutuhan sekolah madrasah mulai dari MI, MTs hingga MA di Kabupaten Keerom,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga meminta kepada jajarannya agar dana rehab ruang kelas dan pembangunan kelas yang ada di DIPA Kanwil Kemenag yang total nilainya sekitar Rp.290 juta bisa diarahkan untuk membantu pembangunan MTsPN Keerom.

Sementara itu Kepala Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPdK, mengemukakan bahwa pembangunan MTsPN ini sejalan dengan UU no 20 tentang Sisdiknas dan PP 55 tahun 2007 tentang pendidikan agama dan keagamaan.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Keerom,  Karel Mambay. (Arief  / lintaspapua.com)

“Untuk melaksanakan ini, sebenarnya kendala adalah tanah untuk madrasah yang akan menjadi negeri, tanahnya adalah milik Kemenag, sementara kemenag tak punya uang untuk beli tanah. Namun dengan keikhlasan mengharap ridho Allah SWT, maka ketua komite telah mewakafkan tanah ini dan akhirnya berkat bantuan berjenjang dari Kepala kampung, bupati hingga Kakanwil, maka izin operasional bisa keluar,”ujarnya.

Ia juga menjelaskan, lokasi arso 10 menjadi lokasi yang strategis untuk MTs PN, karena berada ditengah, untuk siswa yang nantinya dario Skanto dan dari Arso Kota, akan bisa diakses karena berada ditengah lokasi keduanya.

“Saya juga berharap sesuai semboyann bahwa Lebih baik madrasah, madrasah lebih baik, maka mari kita dijadikan madrasah sebagai sekolah utama jangan sebagai alternatif,”ujarnya.

Sedangkan Ketua Komite MTsPN Keerom, Supriyadi, AmdPd, mengemukakan karena dengan semangat semua pihak untuk menggapai ridho dan hanya karena kekuasaan Allah SWT, maka kegiatan peletakan batu pertama tersebut bisa dilaksanakan.

Ketua Komite \Madrasah, Supriyadi. (Arief  / lintaspapua.com)

“Kami sebagai orang tua murid MTs PN tak ada daya bila tak didukung para pejabat yang berupaya membantu terbangunnya MTsPn ini yang akan kita jadikan sebagai tempat anak kita dididik menjadi orang berahlak, yang nantinya akan membantu proses pemerintaham di negara termasuk di kab Keerom. Relakan dan niatkan pembangunan MTsPN ini agar menjadi barokah,”ujarnya.

   

Selanjutnya secara bergantian, para tokoh dan tamu undangan melakukan peletakkan batu pertama pembangunan MTsPN serta diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.  (ariefnugroho/lintaspapua.com)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×