Ini Klarifikasi Eks Ketua DPRD Terkait Panggilannya ke Polres Merauke

Mantan Ketua DPRD Merauke Periode 2009-2014, Leonardus Mahuze.
0 3

MERAUKE (LINTAS PAPUA) – Mantan Ketua DPRD Kabupaten Merauke periode 2009-2014, Leonardus Mahuze memberikan klarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya yang menyatakan dirinya di panggil oleh kepolisian setempat.

Dalam sambungan telepon, Sabtu (19/03), pria yang akrab disapa Leo ini menerangkan bahwa dirinya memenuhi undangan dari Polres Merauke untuk memberikan penjelasan soal apa itu hearing.

“Sebagai warga negara yang baik, saya memenuhi undangan, karena inikan undangan jadi saya berhak untuk datang atau tidak. Karena saya menghargai Kapolres jadi saya datang” kata Leo.

Ditambahkannya, terkait dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang tertulis dalam surat undangan tersebut, dia mengungkapkan bahwa hal itu tidak terjadi di masa kepemimpinannya sebagai Ketua DPRD.

“Itukan bukan dijamannya saya, saya jadi ketua DPR itu tahun 2009-2014 sedangkan kasus ini terjadi di tahun 2015-2019. Jadi harusnya yang di panggil adalah Ketua DPRD pada saat itu” ucapnya.

“Jadi saya datang untuk memberikan keterangan terkait dana hearing dialog pada jaman saya, soal untuk mereka diperiksa itu adalah kewenagan pihak kepolisian” tambahnya.

Dia kembali menegaskan bahwa, dia memenuhi undangan dari pihak kepolisian hanyalah untuk memberikan penjelasan terkait apa itu hearing dialog.

“Jadi tidak ada urusannya dengan mereka yang pakai uang korupsi di periode 2015-2019 itu kita tidak tahu, saya tidak ada urusan kesitu” tukasnya. (***)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×