Bupati Keerom Pimpin Rapat Perdana dengan Pimpinan OPD Baru

0 5

Beri Arahan untuk Peningkatan Kinerja serta Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

KEEROM/LINTASPAPUA — Melanjutkan kerja-kerja dan mewujudkan visi misi, maka Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHUT, MUP, bergerak cepat. Setelah akhir pekan lalu melantik pejabat tinggi pratama (28 OPD), maka kali ini Bupati memimpin rapat perdana dengan para pimpinan OPD di Trinity Room, Kantor Bupati Keerom, Senin (14/3/22).

Dalam kegiatan ini, turut mendampingi, Wakil Bupati, Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi dan Sekda Keerom, Trisiswanda Indra N, SPT. Sementara dari ASN, para kepala dinas semuanya hadir. Bupati pada kesempatan tersebut menyampaikan arahan-arahan, dengan tujuan agar pimpinan OPD bisa memaksimalkan kerjanya dengan didukung oleh perangkat organisasi yang baik.

“Pertama saya ucapkan selamat atas terpilihya bapak ibu, anda semua layak bersyukur karena banyak ASN yang mengincar posisi ini, tapi anda yang dilantik, ini membuktikan doa-doa bapak/ibu dijawab oleh Tuhan. Berarti pejabat yang dilantik kemarin adalah karena restu Tuhan, maka harus bersyukur. Caranya? tidak lain adalah dengan karya dan bekerja yang baik, dan masyarakat menunggu karya kita,”ujarnya.

Bupati di kesempatan tersebut juga memberi arahan agar para pimpinan OPD untuk menyelesaikan masalah penting yaitu tata kelola pemerintahan berdasar pada Perpres no 5 tahun 2021. Yaitu menyangkut lembaga-lembaga yang baru dan yang dimerger sesuai SOTK yang baru.

” Segera lakukan pendataan untuk dinas yang dimerger. Termasuk dimana terjadi penumpukan ASN, yang tidak produktif bahkan tidak masuk kerja, semua didata dan dilaporkan. Karena akan didistribusikan ke distrik-distrik yang selama ini masih terjadi kekurangan pegawai. Contohnya di Kaisenar, di distrik yang luas itu ASN-nya hanya 10,”Lanjutnya.

Beberapa arahan lainnya dari Bupati diantaranya menyangkut absensi, bahkan bupati mengemukakan akan bersikap tegas dengan akan memberhentikan untuk ASN yang telah bolos hingga sebulan lebih lamanya, namun tetap dengan prosedur yang ada.

Sementara itu, Wakil Bupati Keerom, Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, menambahkan bahwa yang penting untuk dipedomani adalah saat melakuan kegiatan terutama untuk pengadaan barang dan jasa yaitu kualitas administrasi, kualitas fungsi dan kualitas waktu.

“Untuk membuat time scedule, supaya tak kedodoran dalam menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya. Mohon setiap OPD untuk membuat time schedule untuk menjadi kontrol bagi kita semua, agar tidak kedodoran di belakang,”pesannya.

Pada kesempatan akhir, Sekda menjelaskan tentang beberapa agenda kegiatan pemerintahan di pemkab Keerom. Diantaranya tentang penyerahan DPA, sosialisasi beberapa kegiatan, dan penyelesaian laporan pemerintah daerah yang harus diselesaikan oleh OPD-OPD.

*****

(ariefnugroho/ LINTASPAPUA.com)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×