MRP Apresiasi Bupati Piter Gusbager Atas Kerukunan dan Toleransi Agama di Keerom

0 9

Lakukan Kunjungan dan Rapat Koordinasi, MRP Banyak Dapat Informasi Tetang Kerukunan Beragama dari Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP.

LINTASPAPUA (KEEROM) — Majelis Rakyat Papua, khusus Pokja Agama yg dipimpin Waket I MRP, Yoel Mulai, melakukan kunjungan dan rapat kerja ke Keerom

Sebanyak 12 anggota rombongan MRP ini diterima langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, didampingi oleh Sekda Keerom, Trisiswanda Indra, SPT, di ruang rapat Trinity Room, Kantor Bupati, pagi tadi (10/2/2022).

Pada rapat koordinasi banyak dibahas tentang kondisi terkini kehidupan toleransi dan kerukunan beragama di Keerom. Termasuk dinamika dan langkah antisipasi yang telah dilakukan Bupati Keerom untuk terus berupaya agar kerukunan dan toleransi beragama bisa terus terjaga di Keerom.

 

“Keerom ini daerah yang majemuk, pemerintah bersama adat, gereja dan tokoh agama, selalu berkoordinasi dalam menjaga Keerom tetap rukun,”ujar bupati.

Maka pembinaan badan kebijakan pemerintah dalam strategi pembinaan akan terus dilakukan dengan memperhatikan kearifan lokal yang telah ada dan hidup di masyarakat yang Tuhan percayakan untuk ada di Keerom yaitu orang asli Keerom.

“Papua dan keerom adalah tempat bagi semua orang untuk hidup dan bertumbuh. Kita akan terus jaga itu dan dukungan MRP sangat berarti bagi pemkab keerom,”pungkas bupati.

Sementara, Waket I MRP, Yoel Mulait, mengapresiasi atas upaya upaya yang telah dan terus dilakukan Bupati Keerom untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dan sekaligus mengangkat jati diri orang Keerom.

 

“Kunjungan MRP adalah dalam rangka kerukunan umat beragama Keerom. MRP memberi apresiasi yang tinggi kepada bupati Keerom yang memiliki perhatian yang tinggi terhadap kerukunan dan toleransi di kabupaten Keerom,”ujarnya.

Untuk itu ia berharap, agar masyarakat Keerom mendukung penuh Bupati dalam upaya dan langkah-langkah pemerintah untuk menjaga kerukunan yang telah terjaga baik di Keerom.

“Kami sepakat dengan apa yang disampaikan bpk bupati keerom, bahwa semua orang bisa hidup di Keerom namun tetap dengan mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku juga memperhatikan kearifan lokal tadi,”lanjutnya.

Rombongan MRP kemudian melanjutkan perjalanan ke lokasi terbakar nya gereja Katholik Arso 14 untuk melihat kondisi terkini dan penanganan pasca kebakaran tersebut disana.

 

Rombongan MRP ini terdiri dari, Yoel Mulait (Waket I), Helena Huby (Ketua Pokja Agama), Robert Wanggai (Waket Pokja), Pdt. Edi Togodli, Pdt. Samuel Watomi, Kyai Toni Wanggai, Beni Sweni, Nikolas Degei, Dorince Mehue, Adolof Kogoya, Stedi Penggu, dan Fransiskus Tekege.  (Arief/lintaspapua.com)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×