Tema Pembangunan Keerom Tahun 2022 adalah “JALAN”

0 21

Dinas PUPR Keerom Siap Laksanakan Perintah Bupati Untuk Sukseskan Tema tersebut

Kadinas : Meski Belum Ideal, Tahun ini Peningkatan Jalan di Keerom Sebesar Rp. 109 Miliar.

KEEROM (LINTASPAPUA) – Dalam beberapa kesempatan, Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengemukakan bahwa tema besar pembangunaan infrastruktur di Kabupaten Keerom tahun 2022 ini adalah JALAN. Maka tema besar ini pun menjadi acuan bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Keerom, dalam menjalankan program dan kegiatannya sepanjang tahun 2022 ini.

Kepala Dinas PUPR Kab. Keerom, Mujiono, ST, MM, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini, mengemukakan kesiapan jajarannya khususnya di bidang bina marga untuk melaksanakan tema besar tersebut.

Kadinas PUPR Kab. Keerom, Mujiono, ST, MM.

“Sesuai arahan pimpinan, bahwa tema tahun ini adalah Jalan. Maka sebagai pimpinan instansi teknis ini, maka saya telah mengambil beberapa langkah. Yang pertama tentunya adalah melakukan identifikasi jalan itu sendiri. Ada 2 kategori status jalan di kab keerom yaitu status Jalan Kabupaten dan Status Jalan Strategis Kampung,”ujarnya.

Kadinas PUPR yang saat wawancara didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Keerom, Nursanto, ST, juga mengemukakan bahwa dari identifikasi tersebut diketahui akan ada beberapa pekerjaan normalisasi atau peningkatan jalan yang akan dilaksanakan tahun 2022 ini, dan beberapa lainnya bahkan telah dilaksanakan di akhir tahun 2021 lalu.

Ia juga mengakui bahwa ruas jalan yang perlu ditingkatkan memang cukup banyak di Keerom, sementara dana yang tersedia memang sangat terbatas. Meski demikian pihaknya akan tetap berupaya maksimal agar peningkatan jalan di Keerom tetap bisa dilaksanakan.

“Dari identifikasi jalan yang ada, juga saya sampaikan saat hearing dengan DPRD Keerom beberapa waktu lalu, bahwa idealnya kita membutuhkan dana minimal Rp. 750 miliar hingga Rp 1 Triliun untuk pembangunan jalan,”ujarnya.

 

Namun diakuinya bahwa kendala di Keerom adalah masalah keterbatasan anggaran. Meski demikian ia mengemukakan akan berupaya memaksimalkan dana yang ada untuk bisa meningkatkan kondisi jalan di Keerom.

“Sesuai dana yang ada tentunya akan kita sesuaikan dengan anggaran, berapa yang bisa kita plot. Tahun ini memang belum bisa semua jalan namun alhamdulillah dari berbagai sumber dana yang ada mulai dari pusat hingga daerah, tahun ini ada total dana Rp. 109 Miliar untuk peningkatan jalan di seluruh Keerom,”tambahnya.

Adapun program peningkatan jalan-jalan yang akan dilakukan tersebut antara lain. DAK Reguler, ruas arso 1 — Arso 10 (sepanjang 2 km) dari ruas jalan seluruhnya 16 km. DAK Penugasan, ruas Yuruf Amgotro Somografi (sepanjang 3 km) dari ruas jalan seluruhnya 14 km. DAK transportasi (2 pekerjaan), ruas Yabanda – Monggoafi, dan ruas Yamrab – Abrap Somografi. Tambahan Dana Infrastruktur dari Otsus, ruas jalan Tefalma 1 Tefalma 2 Towe Hitam. OTSUS ada 3 ruas, Arso Swakarsa Wiantre, Penigkatan jalan Arsokota – Ubiyau – Sawanawa dan prningkatan jalan Senggi Wosley Waley. Serta dari DAU, ruas jalan Warbo — Jaifuri, ruas Warbo Yuwanain.

“Untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut saat ini dalam tahap persiapan untuk proses pengadaan dan selanjutnya akan segera dilaksanakan segera agar jalan-jalan ini bisa rampung sesuai target tahun ini. Sesuai dengan arahan pimpinan untuk tema JALAN dan diharapkan bisa segera dirasakan masyarakat Keerom,”pungkasnya. (ariefnugroho/lintaspapua.com)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×