Dituding Sebagai Penyebab Banjir, Sanwira : Ini Tanggugjawab Bersama

Kuasa hukum Sanwira saat memberikan keterangan pers.
0 4
MERAUKE (lintas papua) – Belum lama ini Kepala Kelurahan Samkai, Amelia Ester Padwa dan sejumlah warga Perumahan Lampu Satu Indah (LSI) meminta agar Sanwira bertanggungjawab atas banjir yang terjadi di perumahan tersebut.
Permintaan pertanggunjawaban ini dilakukan oleh pihak kelurahan Samkai menyusul dibangunnya gudang milik Sanwira di wilayah kelurahan tersebut.
Selain meminta pertanggungjawaban atas banjir yang terjadi di lokasi tersebut, pihak kelurahan juga mempertanyakan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dari pembangunan gudang tersebut.
Menanggapi, pernyataan Kepala Kelurahan Samkai yang seakan mengkambinghitamkan pembanguan gudang sebagai penyebab banjir yang sering terjadi di Perumahan LSI, kuasa hukum Sanwira angkat suara.
Gabriel Nataniel selaku kuasa hukum dari Sanwira kepada wartawan di Merauke meminta kepada Kepala Kelurahan Samkai dan warga di Perumahan LSI untuk tidak memberatkan hal tersebut hanya kepada pihaknya semata.
Karena menurutnya yang bertanggungjawab atas banjir yang sering terjadi di sekitar Perumahan Lampu Satu Indah itu bukan hanya tanggung jawab Sanwira semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab dari developer atau pengembang dari perumahan itu.
“Saya cukup mengapresiasi keberanian ibu lurah yang berusaha turun langsung untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun persoalan ini tidak bisa hanya diberatkan pasa satu pihak saja” kata Gabriel, Rabu (26/01).
Gabriel mengungkapkan bahwa, pihaknya sebelum gudang itu dibangun banjir juga sudah sering terjadi di wilayah tersebut.
Diapun menambahkan, seharusnya yang bertanggungjawab atas banjir yang sering terjadi di kawasan pemukiman itu adalah pengembang dari perumahan Lampu Satu Indah Sendiri.
“Soal pihak kami membuat pembuangan itu adalah inisiatif kami sendiri, soal pipa pembuangan yang dimaksud oleh kepala kelurahan ini juga yang ingin kami pertanyakan, pipa saluran yang mana? Karena semua yang disarankan sudah kami buat, nah mungkin saat ibu lurah turun untuk meninjau debit air sedang tinggi makanya pipa-pipa itu tidak terlihat” ucapnya.
Diapun memastikan bahwa banjir yang sering terjadi di kawasan perumahan tersebut bukan karena adanya pembangunan dari gudang milik Sanwira.
“Inilah yang sebenarnya harus dipikirkan bersama antara kelurahan, developer perumahan dan Sanwira untuk menyelesaikan masalah ini” tuturnya.
“Jika mempertanyakan IMB ya pastinya kelurahan lebih tau soal itu, karena tidak mungkin pemerintah langsung mengeluarkan IMB begitu saja tanpa ada ijin dari kelurahan” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×