Renungan Hari Rabu, 19 Januari 2022 : Taat Tanpa Syarat Dalam Tuhan

0 3

TAAT TANPA SYARAT

RENUNGAN hari ini: Rabu, 19 Januari 2022

AYAT RENUNGAN: “Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya!” – (Ulangan 5:29)

RENUNGAN: Taat, sebuah kata yang singkat namun sulit dilakukan. Salah satu teladan ketaatan adalah Abraham: Kejadian 22:1-12.

Ia rela mempersembahkan Ishak, anak semata wayang yang telah ia nantikan selama 25 tahun. Sulit dibayangkan bagaimana Abraham harus menghunuskan pisau untuk menyembelih dan mempersembahkan anak yang telah dinantinya itu. Pasti Abraham mengalami kesedihan mendalam, di mana sebelumnya ia harus kehilangan Ismael dan kini ia akan mengorbankan Ishak.

Namun ketaatannya pada Tuhan mengalahkan semua perasaan itu. Ia berserah penuh pada Tuhan. Ketaatan Abraham didasari oleh imannya kepada Tuhan. Bukti iman itu tampak dari jawaban Abraham baik pada hambanya maupun kepada Ishak sendiri. Kepada hambanya ia berkata, “Kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.” (Kejadian 22:5).

Kepada Ishak ia berkata, “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” (Kejadian 22:8). Kendati demikian, ketika sampai ke tempat yang dikatakan Tuhan, Ishak tetap memberi diri saat diikat dan diletakkan di mezbah di atas kayu api. Kita mendapati Abraham berhasil mengimpartasikan iman dan ketaatannya kepada Ishak, sehingga Ishak tidak menolak ketika hendak dikorbankan. Pada akhirnya ketika mereka memilih taat, Tuhan menyediakan jawaban tak terduga.

Ketaatan seperti Abraham dan Ishak inilah yang Tuhan dambakan dari kita. Memilih taat dalam situasi genting, hingga mengorbankan diri dan keluarga tentu tidak mudah. Dalam berbagai macam keadaan, kita bisa saja diperhadapkan dengan situasi yang menuntut ketaatan kita kepada Tuhan. Dalam keadaan tersebut apakah kita akan memilih untuk taat pada perintah Tuhan atau sebaliknya malah berkompromi? Mari tetapkan hati untuk taat pada Tuhan dan perintah-perintah-Nya (Ulangan 5:6-21).

Satu hal yang pasti ketika kita memilih ketaatan kepada Tuhan di atas segala kepentingan dan pertimbangan kita, maka setiap tantangan akan Tuhan ubah menjadi jawaban dari segala permasalahan kita, (Ulangan 5:29). Maka dari itu, pilihlah untuk taat! [RS]

DOA: “Bapa yang baik, kami mohon Kuasa dan Kasih-Mu selalu melingkupi kami dengan Roh Kudus untuk mentaati firman-Mu, mengikuti setiap petunjuk dan jalan-Mu, taat tanpa syarat dan mengalami semua berkat dan kasih karunia-Mu dalam hidup kami masing-masing. Terima kasih Bapa, kami telah berdoa dan memohonnya di dalam nama Yesus, TUHAN kami, Amin!”

KATA-KATA HIKMAT: “Obedience is a choice between our limited knowledge and God’s unlimited knowledge and power.” (Ketaatan adalah pilihan antara pengetahuan kita yang terbatas dan pengetahuan serta kuasa Tuhan yang tidak terbatas.) – L. Tom Perry.

Selamat pagi, sdr-sdrku dalam kasih Kristus, shalom! Mari kita ingat bahwa ketaatan kepada Allah Yang Mahakuasa di atas segala kepentingan dan pertimbangan kita akan TUHAN ubah menjadi jawaban dari segala permasalahan kita sehingga nama-Nya dipermuliakan!

TUHAN memberkati kita masing-masing bersama keluarga dalam doa, karya dan pelayanan dan selalu memuliakan nama-Nya! 😇🙌🏾🌳🍇🌾 Amin!!!🙏🏾 (Disadur Dari Renungan Harian Bapa Peter Kamarea Yang Dishare di Grup WhatsApp)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×