Lenis Kogoya : Pemekaran DOB Penting Untuk Mensejahterakan Masyarakat Papua

Staf Ahli Kepresidenan, DR. Lenis Kogoya, S.Th. M.Hum, saat ditemui wartawan di Jayapura , Senin 17 Januari 2022, (Mozes / lintaspapua.com)
0 7

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – . Masalah Pemekaran Daerah Otonim Baru (DOB) di Tanah Papua dalam waktu dekat akan disahkan oleh pemerintah Pusat.

Staf Ahli Kepresidenan, DR. Lenis Kogoya, S.Th. M.Hum, saat ditemui wartawan di Jayapura , Senin 17 Januari 2022, mengatakan bahwa, pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Papua.

“Pembagian ini sangat penting sehingga masing-masing daerah bisa mengurus dirinya sendiri. Ini adalah harapan besarnya agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, itu intinya,” beber Lenis.

Lenis bahkan menyebutkan harapan masyarakat Papua untuk pemekaran Papua suda dinanti-nantikan sejak lama, oleh sebab itu melalui kepemimpinan bapak presiden pada periode terakhir ini semoga bisa menjadi satu kado terindah bagi masyarakat Papua, karena tujuannya jelas untuk mensejahterakan orang asli Papua.

“Saya pikir itu yang terbaik, sehingga orang Papua tidak lagi dibilang tertinggal, miskin dan lain sebagainya. Inilah saatnya kita bangkit dan maju menatap masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu harapan dari masyarakat adat dalam waktu dekat ada putusan. Sehingga di Papua ini bisa mengelolah sendiri sesuai dengan masing-masing wilayah adatnya sendiri,”tegas Lenis Kogoya yang juga sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua itu.

Ia juga berpesan, kepada seluruh masyarakat untuk membuang jauh-jauh pandangan buruk yang selama ini dibangun bahwa Papua masih miskin dan lainnya.

“Saya bahkan belum liat kajian apa yang dipakai untuk menyebutkan Papua adalah daerah termiskin pertama di Indonesia, saya belum lihat itu, tetapi fakta di lapangan sampai hari ini Papua mengalami kemajuan-kemajuan yang luar biasa, baik di bidang pendidikan , kesehatan, infrastruktur dan peningkatan ekonomi,”bebernya.

Diketahui bahwa Opsi pemekaran Papua akan dibagi menjadi enam Provinsi, pertama provinsi Tabi-Saireri,(9 kabupaten/kota) meliputi : Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Kepulauan Yapen, Biak Numfor dan Supiori.

Kemudian Papua Barat (7 kabupaten) , Manokwari, Pegunungan Arfak, Manokwari Barat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak dan Kaimana.
Provinsi Papua Selatan (5 kabupaten) terdiri dari ; Merauke, Asmat, Mappi, Boven Digoel, Pegunungan Bintang.
Provinsi Papua Tengah, (6 kabupaten), terdiri dari ; Paniai, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Mimika dan Nabire,

Provinsi Pegunungan Tengah, (9 kabupaten), terdiri dari : Jayawijaya, Yahukimo, Yalimo, Tolikara, Lanny Jaya, Mamberami Tengah, Nduga, Puncak Jaya dan Puncak.

Provinsi Papua Barat Daya (6 Kabupaten) terdiri dari : Raja Ampat, Sorong, Sorong Selatan , Maybrat Tambrauw, Kota Sorong. (zes/lintaspapua.com)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×