Berbagi Kasih, Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura Angkatan 88 Bagi Bingkisan Natal

Ketua Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura Angkatan 88, Letkol Inf Christian FR. Ireeuw, S.M., didampingi Wakil Ketua Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura Angkatan 88 Jaap A. Suebu, M.H., ketika menyerahkan secara simbolis bingkisan Natal kepada salah satu anggota alumni 88, di Kediaman Ketua Alumni, tepatnya di depan LPMP Kotaraja, Kota Jayapura, Rabu (22/12/2021) (irfan / lintaspapua.com)
0 17

Kepada Masyarakat Kampung Tobati dan Anggota Alumni 88.

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Memanfaatkan momen di bulan Natal yang penuh berkat, setiap orang ingin berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Seperti halnya yang dilakukan, Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura angkatan 1988, yang melakukan kunjungan kasih dan bakti sosial dengan cara berbagi sembako.

Giat berbagi sembako itu dilakukan kepada masyarakat Kampung Tobati, Kota Jayapura ini, dibalut dalam bingkai “Berbagi Kasih Natal”.
Kunjungan kasih dari Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura 88 dengan membagikan sembako kepada seluruh warga di Kampung Tabati, baik pemuda maupun lansia.

Ketua Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura Angkatan 88, Christian FR. Ireeuw, S.M., menyebutkan selain kepada masyarakat di Kampung Tobati, Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura 88 juga memberikan bingkisan kasih kepada anggota alumni lainnya.

“Kegiatan yang kami lakukan di Kampung Tobati, selain memberikan bingkisan sembako, kami juga memberikan pemahaman ataupun pendidikan kesehatan. Kebetulan dalam ikatan alumni ini ada beberapa anggotanya adalah seorang dokter,” ujar Christian FR. Ireeuw, S.M., yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Pembinaan Mental (Waka Bintal) Kodam XVII/Cenderawasih.

Pemahanan atau pendidikan kesehatan yang dimaksud, lanjut perwira menengah (Pamen) di Pembinaan Mental (Bintal) Kodam XVII/Cenderawasih ini, bagaimana menjaga kesehatan, terutama untuk anak usia dini atau anak-anak yang ada di kampung, bagaimana cara mencuci tangan dengan baik. Kemudian, pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat-obatan, pemberian multivitamin dan susu, serta alat kelengkapan sekolah seperti buku dan alat tulis kepada anak-anak.

“Kebetulan situasi saat ini juga masih dengan masa Covid-19, sehingga itu yang kemarin kita lakukan di Kampung Tobati. Nah, sekarang ini kita berada disini, jika kemarin kita lakukan kepada masyarakat, saat ini juga saya bersama alumni yang ada yang tergabung dalam kelompok atau ikatan alumni 88 ini kita berbagi kasih kepada rekan-rekan kita sendiri,” ucap salah satu putra terbaik Port Numbay yang berkarier di TNI AD, saat dikonfirmasi di kediamannya, depan LPMP Kotaraja, Kota Jayapura, Rabu (22/12/2021) sore.

Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura angkatan 88, sambung mantan Dandim 1715/Yahukimo ini, sudah terbentuk sejak beberapa tahun yang lalu namun sempat vakum, sehingga ini baru berjalan kembali beberapa bulan. Selain sebagai sarana silaturahmi sesama alumni. Tetapi, ada aksi nyata yang dibuat yaitu, salah satunya bakti sosial dan juga kegiatan-kegiatan lain yang akan dilakukan yakni hal-hal yang bermanfaat bagi sesama.

Sementara itu di tempat yang sama, Wakil Ketua Ikatan Alumni SMA Gabungan Jayapura Angkatan 88, Jaap Suebu, M.H., menambahkan latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini, seperti halnya tagline alumni yaitu, “Sa Ada untuk Ko dan Ko Ada untuk Sa”, telah menjadi spirit dan motivasi dari para alumni 88 dalam berbagi kasih untuk kebersamaan.

“Kebersamaan ini merupakan hasil yang kita capai bersama, dan ini merupakan bentuk kepedulian kasih dalam merayakan Natal. Ini saat di mana hari ini masih ada pandemi Covid-19, kami juga berpikir bagaimana masyarakat luas ini bisa menerima azas manfaat. Salah satu baksos yang kita lakukan di Kampung Tobati adalah bagaimana memberikan pendidikan usia dini soal kesehatan,” kata Jaap Suebu yang juga Ketua KADIN Kabupaten Jayapura tersebut.

Kenapa pihak Alumni SMA Gabungan Jayapura 88 memilih cuci tangan pakai sabun, lanjut Jaap Suebu, karena tangan ini merupakan media tersebarnya kuman, sehingga anggota alumni yang berprofesi sebagai dokter, kemudian anak-anak alumni yang juga tenaga kesehatan itu tergabung untuk membantu dalam ikut mensukseskan kegiatan di masyarakat kampung Tobati.

“Alasan kami memilih Kampung Tobati sebagai entry point, karena kami semua berasal dari teluk Port Numbay. Sehingga kita berharap dari Port Numbay ini akan melahirkan pemimpin daerah yang memiliki kapasitas dan kapabilitas, serta kompetensi yang baik untuk masyarakat,” pungkas pria yang juga Staf Ahli MRPB dan Staf Khusus Bupati Jayapura ini.

Untuk diketahui, baik Ketua Alumni, Christian FR. Ireeuw maupun Wakil Ketua Alumni, Jaap Suebu mengakui, pihaknya dalam waktu dekat akan merancang program kerja bersama dengan anggota alumni yang lain, untuk menentukan skala prioritas termasuk bagaimana memberikan dukungan kepada sekolah SMA Gabungan Jayapura yang saat ini sedang direnovasi. (Irf)

Leave a Reply

Install di layar

Install
×