<
Lintaspapua.com

Perkuat Akses Jaringan 4G Papua, BTS di Sawyatami di Keerom Diresmikan dari Jakarta

LINTAS PAPUA - Rabu, 8 Desember 2021 - 07:15 WITA
Perkuat Akses Jaringan 4G Papua,  BTS di Sawyatami di Keerom Diresmikan dari Jakarta
Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, dan Forkompinda saat mengikuti peresmian BTS di Keerom dari Jakarta oleh Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Latif, pada Selasa (7/12/2021) siang. (arief / lintaspapua.com) ()
Penulis
|
Editor

Ditandai ‘video call’ oleh Dirut Bakti, Anang Latif dengan Bupati Keerom, Piter Gusbager.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, dan Forkompinda menghadiri acara peresmian BTS 4G di Kampung Sawyatami dari Jakarta oleh Dirut Bakti Kominfo, Anang Latif, secara ‘daring’ dari Jakarta, pada Selasa (7/12/2021) siang.

Peresmian Base Transceiver Station (BTS) 4G terbaru di wilayah 3T di Desa Sawyatami, Kabupaten Keerom, Papua, yang ditandai dengan panggilan video dari Jakarta ke lokasi. Pada kesempatan ini Dirut Bakti, Anang Latif, melakukan video call dengan Bupati Keerom, Piter Gusbager, dari lokasi di Sawyatami, Distrik Mannem, Kab. Keerom.

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menghadirkan BTS 4G  di Sawyatami ini merupakan hasil kerja dari konsorsium Infrastruktur Bisnis Sejahtera (IBS) dan ZTE Indonesia sehingga kini jaringan internet semakin dekat dengan warga di daerah perbatasan negara itu.

‘’Peresmian BTS 4G ini menjadi penanda kerja keras seluruh pihak dalam hal menghadirkan jaringan internet yang berkeadilan. Ini juga menjadi pemecut semangat bagi BAKTI Kominfo untuk menuntaskan penyediaan jaringan 4G di Papua dan Papua Barat yang meski sulit namun menjadi prioritas kami,’’kata Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Latif dalam acara peresmian BTS 4G Desa Sawyatami di Jakarta, Selasa.

Panggilan video ini dilakukan untuk menjajal langsung jaringan 4G dari Jakarta ke daerah tapal batas RI, dan itu berjalan dengan lancar. Nampak video yang ditampilkan dari Keerom, Papua dan juga sebaliknya terlihat bersih dan jelas layaknya panggilan yang dilakukan dengan jaringan 4G.

Bupati Piter pun nampak terlihat bahagia menerima panggilan video dengan kualitas suara maupun video yang jernih dari Direktur Utama BAKTI Kominfo selama lima menit lamanya itu.

Dalam waktu sembilan bulan pembangunan BTS 4G di Desa Sawyatami berjalan dengan lancar berkat kolaborasi berbagai sektor.

‘’Kami masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Keerom memberikan apresiasi yang luar biasa kepada BAKTI Kominfo dan Menkominfo karena kerja dalam waktu singkat ini memang seperti dibangun dalam satu malam. Luar biasa ini,”kata Piter.

Bupati juga berpesan, para orang tua juga diharapkan bisa mendampingi para anak- anak saat mengakses internet yang kini sudah memiliki kecepatan yang lebih tinggi sehingga konten yang dipilih bisa memberikan dampak baik dan mendukung produktivitas.

Papua menjadi Pulau prioritas BAKTI Kominfo untuk menghadirkan infrastruktur komunikasi mempercepat transformasi digital yang berkeadilan sejalan dengan visi Indonesia. Ada 3.409 titik BTS yang rencananya dihadirkan di Papua oleh BAKTI Kominfo hingga 2022. Dimana Keerom direncanakan akan dibangun sebanyak 49 BTS dengan titik terjauh adalah Kampung Niliti di Distrik Towe.

ZTE Indonesia bersama IBS menjadi salah satu pihak swasta yang ditunjuk BAKTI Kominfo untuk menghadirkan BTS 4G di Papua. Turut hadir pada acara ini, Forkompinda Keerom, diantaranya AKBP. Christian Aer (Kapolres Keerom) dan Trisiswanda Indra (Sekda Keerom). Juga ada Megiken Bangun (Kadinas Infokom Keerom), dan para tokoh adat, ondo afi serta tokoh masyarakat Sawyatami.

Disela-sela peresmian, Bupati Keerom didampingi Kadinas Perindagkop, Andi Rahman Nonsy, yang mnyerahkan bantuan bagi beberapa UMKM di Kampung Sawyatami. Bupati juga menyebut bahwa jaringan 4G bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan positif diantaranya menawarkan secara ‘daring’ barang atau produk pertanian dan perkebunan dari kampunh mereka.

‘’Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Keerom, kami menyampaikan terimakasih kepada Menteri Kominfo dann juga Bakti Kominfo serta seluruh pihak terkait dan vendor yang membantu hingga BTS ini bisa hadir di Keerom, sehingga tak ada lagi blankspot di Keerom,’’pungkas Bupati. (ariefnugroho/lintaspapua.com)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123