THE POWER OF FORGIVENESS : Kita Harus Belajar Mengampuni Diri Kita Sendiri dan Orang Lain

0
84

THE POWER OF FORGIVENESS

“Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada” (Yohanes 20:23).

Hal pengampunan dan mengampuni mudah dikatakan namun sulit untuk dilakukan. Kita membutuhkan komitmen yang kuat untuk dapat mengampuni dan hidup dalam kuasa pengampunan. Hidup dalam kuasa pengampunan adalah pilihan dan keputusan yang harus dilakukan setiap hari. Apa yang dapat kita pelajari dari The Power of Forgiveness? Apa yang dapat kita praktekkan dari The Power of Forgiveness?


Yang pertama, kunci pengampunan. Pengampunan berasal dari TUHAN. Pengampunan sejati berasal dari TUHAN. Pengampunan bukan sebuah teori, namun merupakan pilihan dan keputusan yang benar di hadapan TUHAN dan manusia. Kita dapat mengampuni karena kita sudah diampuni oleh TUHAN terlebih dulu. Orang yang dapat mengampuni adalah orang yang mengenal hati TUHAN.

Kita harus belajar mengampuni diri kita sendiri dan orang lain. Kunci pengampunan ada pada diri kita. Hiduplah berdamai dengan semua orang, Rm 12:18. Selain berdamai diri sendiri, kita juga harus berdamai dengan semua orang. Kalahkan perbuatan jahat dengan kebaikan, Rm 12:21. Membalas kejahatan dengan kejahatan adalah setimpal. Membalas kejahatan dengan kebaikan adalah gaya hidup Warga Kerajaan Allah. Mari kita terus berbuat kebenaran dan kebaikan setiap hari kepada semua orang tanpa terkecuali. Kita berbuat kebenaran dan kebaikan karena kita memang orang benar dan baik di mata TUHAN dan manusia. Maukah anda berkomitmen melakukan kebenaran dan kebaikan kepada semua orang setiap hari?

Yang kedua, kuasa pengampunan. Orang yang dapat mengampuni diri sendiri dan orang lain adalah orang yang menang terhadap diri sendiri. Orang yang dapat melepaskan pengampunan memiliki masa depan bersama TUHAN. Orang yang dapat mengampuni dan memberkati orang yang menyakiti dirinya adalah orang yang mengenal TUHAN dengan benar. Sebaliknya orang yang tak dapat mengampuni diri sendiri dan orang lain adalah orang tidak mengenal TUHAN dengan benar. Orang seperti ini tidak hidup dalam kuasa pengampunan.

 

Orang seperti ini memilih dan memutuskan untuk hidup di luar kehendak dan rencana TUHAN. Kuasa pengampunan membuka pintu berkat dan pertolongan. Kuasa pengampunan membuka pintu yang tertutup dan meluruskan jalan yang berliku. Kuasa pengampunan menyembuhkan dan memulihkan hubungan yang rusak. Kuasa pengampunan menyingkapkan masa depan yang indah bersama TUHAN.

 

Kuasa pengampunan mempersiapkan kita menikmati masa kekekalan bersama TUHAN. Apakah anda sudah hidup dalam kuasa pengampunan? (DW)

Questions:
1. Apakah arti The Power of Forgiveness bagi anda?
2. Mengapa kita harus hidup dalam kuasa pengampunan?

Values:
Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau hidup dalam kuasa pengampunan.

Orang yang mengenal TUHAN dengan benar dan baik akan hidup dalam kuasa pengampunan.

“Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.”
__ Roma 14.19

Usahakanlah!! Hal ini tentunya merupakan suatu tantangan yang cukup sulit bahwa dalam segala hal kita perlu mengusahakan untuk mendatangkan damai sehjahtera, melakukan hal yang berguna dan saling membangun.

Tuhan ingin bahwa dalam kehidupan kita berkomunitas sebagai satu tubuh Kristus kita bisa saling membangun dalam kasih dan hidup dalam kedamaian.

Bukankah memang dalam setiap keluarga, dibutuhkan kasih, pengorbanan, usaha, perhatian dan ada saling di dalamnya? Dan bukankah ketika kita melakukan hal tersebut kepada sesama kita dengan rela; maka kemungkinan besar hal tersebut pun akan kembali kepada kita.

Sudahkah perkataan, sikap dan perilaku kita hari ini membawa kedamaian dan membangun orang lain?. (***)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here