Bupati Keerom Serahkan Bantuan UMKM di Mannem

0
185
Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, didampingi ibu dan juga Anggota DPRD Keerom, Leonardus Abaar saat menyerahkan bantuan pemberdayaan UMKM di wilayah Yamara, Suskun, Wambes dan Wonorejo pada Hari Senin (22/11/2021). (ariefnugroho/lintaspapua.com)

Bupati Piter Gusbager, SHut, MUP dan Ibu Langsung Temui Mama-mama Papua di Lapak-lapak Mereka.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Ratusan pengusaha UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) yang berada di sepanjang jalan Yamara, Suskun, Wambes dan Wonorejo, menerima bantuan pemberdayaan oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, pada Senin (22/11/21).

Para pengusaha UMKM seperti mama-mama Papua pedagang pinang, sayur-sayuran, buah-buahan, pedagang gorengan, dll, menerima bantuan stimulant berupa uang tunai sebesar Rp. 2,5 juta perorang.

Untuk penyerahan kali ini, Bupati Keerom bahkan turun langsung ke lokasi UMKM berada. Bupati Piter didampingi Anggota DPRD Keerom, Leonardus Abaar, yang berasal dari Dapil tersebut. Juga ada Ketua TP-PKK Keerom, Ny. Angela T.H. Frank Gusbager, ST, Kadis Perindagkop, Andi Rahman Nonsy, dan jajaran secara ‘telaten’ mendatangi satu persatu lapak-lapak milik para UMKM.

Lokasi pertama yang didatangi adalah mama-mama pedagang pinang, sayur dan buah yang berada dipinggiran jalan sepanjang ruas jalan Yamara, Suskun, Distrik Mannem. Bupati menanyakan perkembangan usaha mereka serta memberikan semangat untuk mereka tetap berusaha menghidupkan roda ekonomi keluarga dan daerah.

‘’Bantuan UMKM ini adalah untuk mama-mama bisa menambah modal usaha, bisa menambah macam jualannya, baik sayur, buah atau bisa juga ditambah makanan atau gorengan. Harus semangat untuk berusaha, selain untuk meningkatkan ekonomi keluarga juga menggerakan ekonomi lokal dan daerah,’’ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa untuk bantuan UMKM kali ini, setiap pedagang/pengusaha mendapatkan dana stimulant sebesar Rp. 2,5 juta.

‘’Hari ini kami langsung mengunjungi pedagang dan pengusaha UMKM di lokasi mereka berjualan. Kita ingin pastikan mereka yang menerima adalah mereka yang beenar-benar berhak, sekaligus bisa mendapatkan masukan atau aspirasi dari masyarakat,’’ujar Bupati.

Bupati menambahkan bahwa uang tunai yang diserahkan kepada UMKM adalah Rp. 2 juta, sedangkan sisanya sebesar Rp. 500 ribu diterima dalam bentuk tabungan. ‘’Ini sekaligus untuk mengajarkan kepada UMKM bahwa jangan pernah lupa untuk menabung, sehingga mereka terbiasa mengelola hasil usaha dengan menyisihkan sebagian untuk ditabung,’’tambahnya.

Tak jarang diantara mama-mama pedagang ini yang berjualan sambil membawa anak-anaknya bahkan yang masih balita. Ketua TP-PKK Keerom, Ny. Angela T.H. Frank Gusbager, ST, pun secara sabar menyelipkan pemberian bantuan stimulant ini dengan melakukan pendekatan dan penyuluhan tentang untuk terus menjaga kesehatan keluarga dan kesehatan reproduksi.

‘’Tetap jaga kesehatan anak ya ibu. Untuk ibu yang sudah punya anak 5 ini, kalau bisa  harus segera KB. Karena KB adalah untuk kepentingan kesehatan ibu dan anak juga, agar anak-anak yang ada bisa terjaga kesehatan dan kualitas pendidikannya,’’pesannya.

Sementara itu anggota DPRD Keerom, Leonardus Abaar, mengemukakan bahwa program pemberian bantuan UMKM kali ini adalah benar-benar program dari seorang pemimpin yang pro rakyat.

‘’Saya rasa inilah program yang memang baik dan tepat sasaran dan lebih penting lagi pro rakyat kecil. Mereka pedagang dan pengusaha UMKM khususnya yang ada di Mannem ini adalah pengusaha kecil yang sangat memerlukan bantuan dan perhatian. Bahkan dana stimulant ini diserahkan langsung oleh Bupati Keerom dan Ibu yang langsung kepada tangan yang bersangkutan yaitu UMKM, kami sebagai anggota DPRD Keerom tentunya sangat mengapresiasi dan menghargai hal ini, dan saya yakin, rakyat pun memiliki perasaan yang sama, terimakasih untuk bapak bupati dan ibu, ini program yang luar biasa baik,’’tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa selama ini, baru kali inilah di Keerom, ada Bupati yang turun langsung menemui para pedagang dan pengusaha UMKM yang ada di lapak-lapak mereka.

‘’Anda bisa lihat sendiri, betapa antusias pedagang ini, bukan semata menerima dana bantuan, tapi ada kerinduan mereka untuk bisa bertemu dan bertatap muka dengan pemimpinnya, ini jelas bisa kita lihat. Bahkan saya lihat banyak diantara mereka ini terharu atas kedatangan bupati mereka, pemimpin mereka, ini program yang baik,’’tuturnya.

Sedangkan Kadis Perindagkop Keerom, Andi Rahman Nonsy, menyampaikan bahwa program UMKM tahun ini sudah beberapa kali diserahkan dan merupakan program lanjutan dari visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Keerom periode 2021-2024.

‘’Sebelumnya telah dilaksanakan penyerahan bantuan UMKM juga di Pasar Aividjan, Skanto bahkan Senggi, dan kali ini UMKM yang sebagian besar adalah mama-mama pedagang pinang, noken, sayur dan buah bahkan gorengan di seputaran Distrik Mannem yang menerimanya. Kita langsung mendata di lapak-lapak mereka dan mereka menunjukkan KTP-nya, karena bantuan ini berbasis by NIK by address,’’ungkapnya.

Sesampai di Kampung Wonorejo, Bupati juga bertemu warga yang didampingi Kadistrik Mannem, Adolof Boryam serta Plt. Kepala Kampung Wonorejo, Laurensius Pikindu. Di Kesempatan ini Bupati Piter Gusbager sempat menjelaskan tentang program-program pemerintah diantaranya tentang penanaman jagung untuk mendukung Keerom menuju food estate, program replanting sawit, juga program perbaikan sarana dan prasarana jalan dan fasum lainnya.

‘’Program-program tersebut tetap jalan,’’tegas Bupati.

Di kesempatan terakhir, Bupati menyerahkan bantuan sembako kepada warga Wonorejo. Dan dilakukan penyerahan simbolis, untuk selanjutnya dilanjutkan oleh SKPD terkait diawasi DPRD Keerom. (ariefnugroho/lintaspapua.com)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here