HABIS AKAL NAMUN TIDAK PUTUS ASA : Hikmat Tuhan Tersedia Bagi Kita Yang Membutuhkannya

0
246

HABIS AKAL NAMUN TIDAK PUTUS ASA

“Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa”2 Korintus 4:8

Pada masa Paulus, ternyata ada saja pengkhotbah-pengkhotbah yang memiliki motivasi yang tidak jelas. Mereka hanya ingin memiliki banyak pengikut.

Paulus menyadari bahwa pelayanan itu diterima karena kemurahan Allah, artinya bukan karena kemampuan diri Paulus sendiri. Itu sebabnya yang diberitakan Paulus dalam pelayanannya adalah Yesus Kristus. Itulah fokus pemberitaannya, bukan yang lain, dan juga bukan dirinya. Ini penting, karena banyak pengkhotbah yang berbicara tentang pengalamannya sendiri, tentang keluarganya, tentang keberhasilannya.

Mungkin bagi sebagian pendengar, hal ini akan menyentuh hati. Namun masalahnya, pengkhotbah semacam ini tidak membawa orang kepada Kristus, yang menyelamatkan dirinya.

Dalam hidup ini manusia diciptakan dengan akal dan kemampuan yang terbatas. Sebab itu sepandai-pandainya seseorang pasti pada suatu titik tertentu dia akan mengalami yang namanya habis akal dan akan menghadapi sesuatu yang dia anggap sebagai jalan buntu.

Saat menghadapi masalah atau tantangan hidup yang berat, maka kebanyakan orang dapat menjadi tawar hati atau diliputi oleh kebimbangan.

Tetapi sebagai orang percaya, dalam keadaan apa pun termasuk ketika kita sudah habis akal, kita tidak boleh putus asa. Mengapa? Karena Tuhan yang kita percayai adalah Tuhan yang tidak terbatas, dimana kuasa dan mujizat-Nya tidak pernah dapat dibatasi oleh apa pun juga.

Dia sanggup mengubah segala kemustahilan. Tuhan selalu mempunyai banyak cara dan jalan untuk menembus setiap kesulitan yang kita hadapi. Sebab itu jangan kuatir atau bimbang, tetapi serahkan semuanya kepada Tuhan dan izinkan Dia bekerja bagi kehidupan kita.

Yesus sanggup memberikan hikmat bagi kita di saat segalanya terasa buntu dan tidak ada jalan keluar, terutama bagi kita yang meminta kepada-Nya. Hikmat Tuhan selalu tersedia bagi setiap kita yang membutuhkannya.

Yakobus 1:5 “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–,maka hal itu akan diberikan kepadanya.”

Kita bisa menikmati jamu yang pahit, mengapa kita tidak bisa menerima firman Tuhan yang menegor kita walau sepahit apa pun? Mari belajar rendah hati untuk menerima hal-hal yang ‘pahit’ dalam kehidupan kita. Amin. (AU)

Questions:
1. Apakah Anda pernah kehabisan akal saat dalam pergumulan? Bagaimana tindakan Anda?
2. Nilai seperti apa yang bisa Anda pelajari dari seorang Paulus dalam hal pelayanannya?

Values:
Jadilah seperti Paulus, seorang hamba Tuhan sejati yang mengalami banyak penindasan dan penderitaan, namun ia tidak habis akal dan tidak putus asa.

Kerendahan hati adalah kunci untuk bisa menyikapi dengan benar setiap kondisi pahit yang terjadi dalam kehidupan kita.
“Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu.”
__ 1 Tesalonika 3.12

Kita diciptakan sebagai manusia yang berelasi. Kita membutuhkan komunitas ; orang percaya lainnya yang akan mendukung dan mengasihi kita. Kita membutuhkan saudara-saudari dalam Kristus yang akan berdoa kepada Tuhan untuk meningkatkan kapasitas kita untuk mengasihi.

Kita perlu percaya bahwa sebagai jawaban atas semua doa kita, Allah akan mencurahkan lebih banyak kasih ke dalam hati kita melalui aliran kasih karunia-Nya yang terus mengalir yakni Roh Kudus. Ketika kita mengalami masa dimana kapasitas kasih kita rendah, jangan menarik diri atau menyerah. Mendekatlah kepada Tuhan dan mendekatlah kepada umat-Nya meminta rahmat-Nya untuk membantu pada saat kita membutuhkan.

Ingatlah bahwa kita adalah satu tubuh, dan Kristus adalah kepalanya. Marilah kita saling mendukung, saling menguatkan satu sama lain, bertumbuh bersama dalam kasih menuju kesempurnaan.


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here