KESEHATAN, WAKTU, DAN UANG

0
106

KESEHATAN, WAKTU, DAN UANG

“Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” Amsal 3:16

Dalam sebuah kesempatan, saya melihat sebuah quote bertuliskan “Sebagai manusia kita cuma bisa punya 2 dari 3 ini: kesehatan, uang, dan waktu. Saat masih sangat muda, punya kesehatan dan waktu, tapi tidak punya uang. Saat menjadi pebisnis sukses, punya kesehatan dan uang, tapi tidak punya waktu.

Setelah tua, punya uang dan waktu, tapi sudah tidak sehat lagi.” Quote ini mengingatkan saya pada kisah nyata orang yang saya kenal, yang saat mudanya karena berasal dari keluarga tidak kaya maka ia penuhi waktunya untuk menjadi pebisnis yang tidak kenal lelah, pada masa tuanya ia menderita sakit yang cukup parah dan kini ia cukup menderita karenanya.

Firman Tuhan dalam Amsal 3:16 mengatakan bahwa umur panjang, kesehatan dan hormat ada di tangan mereka yang memiliki hikmat, ketiga hal tersebut adalah berkat dari memiliki hikmat. Tentu saja Hikmat di sini juga merupakan personifikasi dari keberadaan Tuhan sendiri. Ketika kita memiliki Tuhan sebagai Sang Hikmat hidup di dalam diri kita, maka Ia akan memberikan pewahyuan demi pewahyuan pada kita untuk bisa hidup ‘sukses’ di bumi tapi tetap memiliki kesehatan, waktu dan uang.

Apa yang dilakukan oleh orang berhikmat pasti berbeda dengan mereka yang tidak memiliki hikmat, itulah yang membuat mereka bisa hidup dalam berkat, dengan kesehatan, kekayaan dan kehormatan.

Hidup yang memiliki hikmat pasti tidak akan menyia-nyiakan waktu hidupnya untuk sesuatu yang tidak bertujuan. Pasti waktu yang ia miliki ia pakai untuk hal-hal yang berguna dan membangun. Masalahnya apakah kita tahu setiap tujuan dari apa yang kita lakukan? Justru di situlah kita membutuhkan pewahyuan.


Hidup yang memiliki hikmat pasti juga tidak akan menyia-nyiakan kesehatannya dengan mengkonsumsi sesuatu yang cepat atau lambat merusak kesehatannya, apapun jenisnya, baik yang dilarang maupun yang tidak dilarang namun akan berbahaya jika terlalu berlebihan.

Orang yang berhikmat pasti memiliki kemauan kuat untuk terus menjaga kesehatannya.Hidup yang memiliki hikmat pasti tahu bagaimana mengelola uang yang ia miliki dengan baik, sehingga uang tersebut jadi berlipat ganda karena ia pandai mengelolanya.

Hikmat memampukan seseorang untuk tahu mana tempat yang membuat ‘talentanya’ bisa diusahakan secara maksimal, dan kemudian mendapatkan kehormatan. Milikilah hikmat dan teruslah berusaha! (JB)

Questions:
1. Apakah saat ini kesehatan, kekayaan dan kehormatan sudah menjadi bagian hidup Anda?
2. Menurut Anda gaya hidup tidak sehat mana yang saat ini Anda lakukan dan akan Anda segera tinggalkan?

Values:
Apa yang dilakukan oleh orang berhikmat pasti berbeda dengan mereka yang tidak memiliki hikmat, itulah yang membuat mereka bisa hidup dalam berkat, dengan kesehatan, kekayaan dan kehormatan.

Hikmat memampukan kita tetap sehat, dalam keadaan kaya, dan tetap memiliki waktu, dengan demikian memuliakan Nama Tuhan.

“TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” __ Mazmur 34.19

Tuhan dekat dengan kita. Bagaimana kita tahu? Dia datang di palungan. Dia berjalan di antara kita dalam pelayanan. Dia menderita bersama kita dan bagi kita di Kalvari.

Kita tahu bahwa dalam tragedi, pencobaan, patah hati, dan kehancuran Dia dekat dengan kita untuk menyelamatkan kita.

Jadi, apakah hati kita akan terbuka untukNya dan akankah kita mencariNya untuk mendekatkan diri padaNya? Jangan biarkan masalah atau sakit hati membuat kita menjauh dari Tuhan atau meragukan kedekatan-Nya. (***)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here