KARIB DENGAN TUHAN, KUNCI DALAM MISI

0
102

Renungan Harian 19 Oktober 2021

KARIB DENGAN TUHAN, KUNCI DALAM MISI

Yesaya 42:1-9

Yesaya 42:1. Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Sebelum melangkah keluar mengerjakan misi penginjilan, kita harus mempersiapkan diri terlebih dahulu, sebab panggilan melayani berkenaan dengan hati yang rela menyerahkan diri kepada Tuhan. Yesaya 6:8b, “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”

Panggilan adalah dasar pelayanan kita. Jadi, keterlibatan kita dalam melayani Tuhan bukan karena adanya keterpaksaan, ikut-ikutan, ajang pamer, apalagi disertai dengan motivasi yang tidak benar. Bagaimanapun supaya hati kita benar-benar siap dan layak utuk melayani Dia, kita harus memiliki persekutuan yang karib dengan Tuhan terlebih dahulu. Keakraban dengan Tuhan akan membentuk dan memproses hati kita sesuai dengan rencana-Nya. Dengan firman-Nya, Tuhan membersihkan dan menghancurkan hal-hal yang tidak berkenan (Yohanes 15:2).

Kekariban dengan Tuhan akan membawa dampak di setiap pelayanan. Karena karib dengan Tuhan, karakter Musa diubahkan (Bilangan 12:3). Dan Musa dipercaya untuk melaksanakan misi Tuhan menyelamatkan bangsa Israel keluar dari penjajahan Mesir. Daud berkata, ” …lebih baik satu hari di rumah Tuhan daripada seribu hari di tempat lain,“ Mazmur 84:11.

Anda dipilih, dipanggil dan diselamatkan untuk melaksanakan misi-Nya yakni menyelamatkan umat manusia dari dosa dan kematian kekal. Untuk itu, bangun keintiman! Sehingga Anda diperlengkapi dengan kuasa dan otoritas-Nya. Anda memiliki kelembutan hati untuk menempatkan hidup dalam rencana Allah bukan menempatkan Allah dalam rencana Anda. Dengan demikian Anda menjadi terang yang mencahayai dunia yang semakin gelap dan banyak umat manusia yang diselamatkan dari kegelapan dunia.

Doa: “Kami mau lebih lagi mengenal-Mu dan intim dengan-Mu, ya Bapa. Kami mau semakin diubahkan dan bersinar mencahayai dunia yang gelap ini. Amin.” (***)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here