<
Lintaspapua.com

Lama Terbengkalai, Bupati Keerom, Piter Gusbager Evakuasi Warga yang Terluka

LINTAS PAPUA - Jumat, 8 Oktober 2021 - 08:26 WITA
Lama Terbengkalai, Bupati Keerom, Piter Gusbager Evakuasi Warga yang Terluka
Proses evakuasi warga yang terluka di Arso 4, dipimpin langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, belum lama ini di Arso 4. (arief/lintaspapua.com) ()
Penulis
|
Editor

Taufik Hidayat, Luka Parah tertimpa Pohon, Namun Bertahan di Rumah Selama 2 Bulan

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Bisa dibayangkan, sakit dan derita yang dialami seorang pemuda bernama Taufik Hidayat. Warga Arso 4 yang mengalami kecelakaan tertimpa pohon ketika terjadi hujan badai sekitar 2 bulan yang lalu ditempat kerjanya di hutan sekitar Arso 4 ini.

Yang membuat kita susah membayangkan adalah, luka yang dialami Taufik, adalah kakinya mengalami luka luar dengan robekan yang cukup besar, tapi dirinya dan keluarga tidak membawa kerumah sakit dan memilih bertahan di rumah tanpa perawatan yang memadai. Semua dijalaninya selama 2 bulan ini. Akibatnya, luka tersebut justru semakin parah.

Bupati Keerom peduli kepada warga yang sakit, tampak saat berkomunikasi sebelum di evakuasi. (arief/lintaspapua.com)

Pagi itu, Senin (4/10/2021) Bupati Keerom, Piter Gusbager yang sedianya akan memimpin Apel perdana Pemkab Keerom, masih dengan pakaian PDH-nya memutuskan untuk mengevakuasi Taufk Hidayat. (Arief/lintaspapua.com)

Mengetahui kondisi ini dari salah seorang warga Arso 4, yang mempostingnya di akun FB, Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, segera mengambil langkah cepat. Dirinya yang juga selaku Ketua PMI Keerom, memerintahkan untuk melakukan evakuasi terhadap Taufik Hidayat di rumahnya yang berlokasi antara Arso 4 dan Saefen 45.

Pagi itu, Senin (4/10/2021) Bupati Keerom, Piter Gusbager yang sedianya akan memimpin Apel perdana Pemkab Keerom, masih dengan pakaian PDH-nya memutuskan untuk mengevakuasi Taufk Hidayat. Sementara apel diserahkan kepada Wabup untuk memimpinnya.

Keluarga dan warga sekitar nampak terkejut dengan hadirnya Bupati Keerom yang datang bersama ambulan PMI dan paramedis. Selanjutnya proses evakuasi pun dilaksanakan dengan suasana dramatis.

Pasalnya, karena luka yang sudah sangat parah di kakinya, Taufik Hidayat, perlu dicarikan penahan kaki dari benda keras sehingga tidak banyak mengalami pergerakan. Masyarakat sekitar pun akhirnya membantu proses evakuasi, sehingga berjalan lancar.

Pada kesempatan tersebut Bupati Keerom, sedikit menanyakan tentang mengapa keluarga tak segera membawanya ke Rumah Sakit, juga tentang penyebab kecelakaan. Yang diterangkan saat hujan deras disertai angin kencang dua bulan lalu, Taufik yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor tertimpa pohon yang tumbang, mereka pun enggan ke RS karena khawatir terhadap biaya dan administrasi.

Bupati pun memberikan pemahaman, bahwa ada kasus kecelakaan atau sakit yang membutuhkan perawatan, warga harusnya segera membawa korban ke RS untuk mendapatkan pelayanan medis dan menghindarkan korban dari luka atau sakit yang lebih parah atau bahkan mungkin bisa mengancam jiwa seseorang.

‘’Marilah kita berdoa semoga luka dan sakit saudara kita, taufik, bisa segera sembuh. Pemerintah Keerom akan menanggung keseluruhan biaya pengobatannya, mohon keluarga dan masyarakat membantu doa agar ada kesembuhan untuk pasien,’’ungkap Bupati di kesempatan tersebut.

Saat ini, Taufik Hidayat sudah berada di ruang perawatan RSUD Kwaingga ditangani tim medis dan dokter yang ada di RS milik Pemkab Keerom tersebut.

Sementara atas bantuan itu, adik korban yaitu Andi, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak terutama Bupati Keerom dan akun FB, Ardi yang telah membantu sehingga kakaknya, Taufik Hidayat bisa dirawat di RS Kwaingga. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123