PON XX 2021 : Bupati Mathius Awoitauw  Harap Manfaat Ekonomi  Dirasakan Masyarakat Akar Rumput

0
55
Staf Khusus (Stafsus) Presiden, Billy Mambrasar ketika memantau secara langsung kegiatan pelatihan para pelaku UMKM "Mama-mama Papua", bertempat di Rumah Coklat, Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura, beberapa waktu lalu. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 dipastikan dimulai pada 2-15 Oktober mendatang. Perhelatan olahraga terakbar Indonesia ini diharapkan dapat memberikan efek maksimal secara ekonomi, dengan memanfaatkan produk-produk atau potensi-potensi lokal yang ada.

Untuk itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, sangat mengharapkan agar keterlibatan masyarakat kecil di tingkat akar rumput pada penyelenggaraan PON XX Papua Tahun 2021 dapat memberikan pendapatan ekonomi.

“Ada pariwisata, kuliner dan souvenir, jadi semua potensi itu mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi,” kata Mathius Awoitauw, kemarin.
Karena itu, kata Ketua Umum Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura juga telah memfasilitasi sejumlah pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) agar terlibat langsung dalam penyelenggaraan event olahraga empat tahunan ini. “Kini saatnya masyarakat harus mengambil peran,” imbuhnya.

Sebelumnya, Anggota Sub Bidang Sosial Ekonomi Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Ir. H. Sambodo Samiyana, M.Si, menyebutkan, setidaknya pemerintah daerah telah memfasilitasi lebih dari 100 UMKM yang terlibat langsung didalam venue. Mereka telah diberikan pelatihan khusus dan juga difasilitasi.

Pemerintah juga memastikan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat Papua dan juga Nusantara untuk mengambil bagian selama penyelenggaraan PON XX itu. Tentunya, pemerintah sangat berharap keterlibatan masyarakat ini bukan semata-mata menjadi penonton saja Tetapi, setidaknya mereka juga bisa melibatkan diri, khususnya dalam hal yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi dengan memasarkan potensi-potensi sumberdaya yang ada mulai dari kuliner, souvenir dan juga pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura.

“Untuk keterlibatan UMKM ini, kami membuka seluas-luasnya. Selain yang terlibat langsung di dalam venue yang sudah kita fasilitasi, kami juga memberikan ruang khusus untuk mama-mama Papua dan juga pelaku UKM Nusantara di tempat pusat kuliner yang ada di Kawasan Wisata Khalkote, kemudian kami juga menempatkan pelaku UKM di sepanjang jalan termasuk yang ada di luar venue,” pungkas pria yang akrab disapa Doddy ini. (Irf)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here