Kabupaten Tambrauw Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Presiden Jokowi melalui Petani Milenial

0
147

TAMBRAUW (LINTAS PAPUA) – Setelah berhasil menyentuh 5000 pemuda di empat kabupaten lainnya di Tanah Papua hanya dalam waktu tiga bulan. Minggu (19/ 9), Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat, resmi menjadi kabupaten ke- 5 untuk program Petani Milenial.

Peluncuran Petani Milenial yang merupakan kegiatan kolaborasi antara Kementerian Pertanian RI, Provinsi Papua Barat, Kabupaten Tambrauw dan gerakan Papua Muda Inspiratif ini dilakukan di Distrik Kebar, Kabupaten Tambraw.

Peluncuran Petani Milenial Kabupaten Tambrauw dihadiri secara langsung oleh Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar dan Kepala Dinas Pertanian Kab. Tambrauw Bapak Thomas, Kepala Dinas Peternakan Kab. Tambrauw Ibu Nurmala Marpaung dan Simon Tabuni selaku Koordinator Papua Muda Inspiratif Papua Barat. Kemudian, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi M.Agr selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) juga menghadiri kegiatan peluncuran Petani Milenial melalui daring.

Pada sambutan acara, Prof. Dedi menyampaikan rasa kagumnya dengan bumi Papua yang diberkati dengan tanah yang subur juga dengan ekosistem yang mendukung dan sangat menjanjikan untuk sektor pertanian jika dapat dikelola dengan tepat. Oleh karena itu, menurut beliau sudah sangat tepat program Petani Milenial hadir di Tanah Papua,” Ucap Kepala Dinas Pertanian Tambrauw.

“Saya mengajak kepada para Petani Milenial Putera-Puteri Papua, kita belajar sungguh-sungguh, ayo latihan sungguh-sungguh untuk menggenjot produksi pertanian. Saya yakin produksi pertanian akan meningkat secara signifikan kalau kita kelola dengan sebaik-baiknya.” Pesan Kepala BPPSDM Kementerian Pertanian

Petani Milenial dijalankan dengan menggunakan strategi yang dituangkan dalam Milenialls Agriculture Project (MAP) yang bertujuan agar petani tidak hanya terlibat pada on-farm tetapi juga melakukan inovasi-inovasi hingga dapat menjadi seorang agri-preunuer ataupun eksportir.

“Gerakan Papua Muda Inspiratif selalu siap dalam menjalankan program Petani Milenial untuk dengan memberikan pelatihan-pelatihan dengan tujuan para pemuda di Papua dan Papua Barat dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan mengolah potensi lahan di Tanah Papua,” Ungkap Simon Tabuni.

Selanjutnya, Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar menjelaskan bahwa Program Petani Milenial di Papua dan Papua Barat disambut dengan antusias yang tinggi dari anak-anak Papua dengan lebih dari 5000 orang bergabung menjadi bagian dari Petani Milenial, jumlah ini akan terus bertambah setiap harinya.

“Pergerakan Petani Milenial di Papua dan Papua Barat sudah cukup masif, Data yang telah tergabung ini akan diserahkan dan dikelola langsung oleh kepala dinas kabupaten terkait. Agar data tersebut bisa masuk terintegrasi kedalam Petani Milenial secara keseluruhan dan dapat dikelola atau dimaksimalkan oleh Kementerian Pertanian. Tutur Billy Mambrasar

Billy Mambrasar menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo dalam rangka PON XX Papua 2020 akan berkunjung juga untuk melihat Petani Milenial yang ada di Papua. Hal ini membuktikan keseriusan dan antusias dari Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan sektor pertanian di Papua.

Kadis Pertanian dan Kadis Peternakan Kabupaten Tambrauw, Bapak Thomas Kofiaga dan Ibu Nurmala Marpaung, mengapresiasi dengan kehadiran program petani milenial ini.

“Distrik Kebar, merupakan segitiga mas dalam memasok produk ke dua kota besar di Papua Barat; Sorong dan Manokwari. Selain sektor pertanian, peternakan juga merupakan potensi besar dari kabupaten ini. Oleh karena itu, kami berharap para calon petani-petani muda dari kabupaten ini juga bisa mensinergikan antara industri pertanian dan peternakan dengan inovasi dan teknologi baru,” Ujar

Sektor Pertanian sendiri di Indonesia bertumbuh secara positif di tahun 2020 dan masih menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia. Di tengah pandemi, ekspor pada sektor pertanian justru meningkat sebanyak 14.05%. Tentu saja ini merupakan sebuah potensi yang harus dijaga dan dikembangkan oleh para generasi muda.

Menutup acara tersebut, Prof. Dedi kembali menyemangati masyarakat Tambrauw untuk maju dengan bertani, “Semangat untuk Tambrauw dalam mencipatkan petani-petani muda yang hebat!” U jar Prof. Dedi di penghujung acara.  (***)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here