Donasi 4,6 Juta Vaksin Pfizer dari Amerika Serikat untuk Indonesia Mulai Tiba

0
152
Amerika Serikat Berikan 4 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Moderna untuk Indonesia Melalui COVAX. (ISTIMEWA / U.S. Embassy Press Office.)

JAKARTA (LINTAS PAPUA) –  Pemerintah dan rakyat Amerika Serikat mendukung sepenuhnya rakyat Indonesia dalam perang melawan COVID-19. Sesuai janji Presiden Biden, Amerika Serikat menyumbangkan 4,6 juta dosis vaksin Pfizer kepada Indonesia untuk memerangi COVID-19 di bawah kemitraan dengan COVAX. Hari ini, gelombang kedua dari 4.6 juta dosis vaksin sudah tiba di Indonesia, sisanya akan tiba dalam waktu paling lambat satu minggu ke depan. Vaksin yang aman dan efektif ini akan melindungi jiwa dan membantu mencegah penyebaran varian baru yang berbahaya di Indonesia.

“Kami percaya bahwa jalan keluar terbaik dari pandemi ini adalah dengan meningkatkan cakupan vaksinasi global. Bersama Pemerintah Indonesia dan mitra organisasi-organisasi masyarakat sipil, kami bekerja cepat untuk memberikan vaksin yang aman dan efektif ini kepada sebanyak mungkin orang,” demikian kata Duta Besar AS untuk Indonesia, Sung Y. Kim. “Amerika Serikat berkomitmen untuk memimpin respons global COVID-19 karena tindakan ini benar dan akan membuat kita semua—masyarakat Amerika dan Indonesia—lebih aman. Kami bangga dapat terus bekerja sama dengan Indonesia untuk mengakhiri pandemi ini dan membangun kembali dunia yang lebih baik.”

Donasi ini merupakan tambahan dari 8 juta dosis vaksin Moderna yang telah disumbangkan Amerika Serikat ke Indonesia tahun ini. Di tingkat global, Amerika Serikat telah mengirimkan lebih dari 130 juta vaksin COVID-19 dan ratusan juta lainnya sedang dalam pengiriman. Amerika Serikat juga merupakan donor terbesar untuk inisiatif vaksin global, COVAX.

Selain itu, Amerika Serikat memberikan dukungan kepada Indonesia untuk dapat mendistribusikan vaksin ini secara aman dan efektif dengan mendukung rantai dingin yang kuat agar vaksin sampai di fasilitas kesehatan dengan cepat, membantu pelatihan tenaga kesehatan, dan mendorong masyarakat untuk divaksinasi.

Sejak awal pandemi, Pemerintah AS telah memberikan komitmen lebih dari 77 juta dolar untuk mendukung respons COVID-19 di Indonesia. Amerika Serikat bekerja sama erat dengan Indonesia untuk mempercepat deteksi dan pelacakan kasus, meningkatkan kapasitas laboratorium, surveilans penyakit, kemampuan respons cepat COVID-19, serta memastikan lebih banyak orang mengetahui apa yang harus dilakukan untuk melindungi diri mereka dan orang lain. Sejak bulan Maret 2020, dukungan kami telah menjangkau 165 juta orang di Indonesia—angka ini merupakan 60 persen penduduk jumlah penduduk Indonesia. Amerika Serikat telah membantu sekitar 43.000 tenaga kesehatan garis depan dan memperkuat kemampuan lebih dari 1.300 rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia.

Kami berkomitmen untuk terus bermitra dengan Pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam menyelamatkan jiwa dan berupaya menuju dibukanya kembali perekonomian Indonesia secara aman.

3.000.060 DOSIS VAKSIN TIBA PERTAMA

Sebelumnya, Sebanyak 3.000.060 dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (11/7/2021). Vaksin tersebut akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan sebagai vaksinasi tahap ketiga atau booster.

Vaksin Moderna dikirim melalui COVAX Facility yang merupakan bukti nyata bahwa pemerintah terus berupaya keras menghadirkan vaksin COVID-19 untuk memenuhi kebutuhan vaksin di Indonesia.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi dukungan dari rakyat dan Pemerintah Amerika Serikat yang mau membantu program vaksinasi Indonesia dengan mengirimkan vaksin Moderna.
Rencananya vaksin tersebut selain digunakan untuk suntikan pertama dan kedua bagi rakyat Indonesia, secara khusus akan digunakan untuk booster suntikan ketiga bagi para tenaga kesehatan Indonesia.
“Tenaga kesehatan mengalami tekanan yang luar biasa terutama di gelombang kedua dari penularan pandemi ini, sehingga kami ingin memastikan mereka terlindungi secara maksimal,” kata Menkes.
Program vaksinasi di Indonesia sudah berjalan cukup cepat akhir-akhir ini. Data terakhir sudah menembus 50 juta suntikan.
10 juta suntikan pertama dicapai dalam waktu 8 Minggu, 10 juta berikutnya dalam waktu 4 Minggu, dan 10 juta yang terakhir sudah dicapai dalam 12 hari.
Total ketersediaan vaksin seluruhnya menjadi lebih dari 100 juta dosis.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan hari ini Indonesia telah menerima 3.000.060 dosis vaksin Moderna hasil hubungan kerjasama internasional dari pemerintah Amerika Serikat melalui jalur multilateral COVAX Facility.
“Ini merupakan pengiriman tahap pertama vaksin modern dari pemerintah Amerika Serikat. Vaksin Moderna yang berbasis MRNA ini telah mendapatkan Emergency Use Autorization dari Badan POM pada 2 Juli 2021,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi virtual, Minggu (11/7).
Amerika Serikat berkomitmen memberikan dosis sharing vaksin kepada Indonesia berjumlah 4.500.160 dosis yang akan dikirim bertahap. Mekanisme dosis sharing atau berbagi dosis vaksin adalah bagian dari mekanisme multilateral untuk memastikan akses setara terhadap vaksin untuk semua negara.
Indonesia secara konsisten mendukung mekanisme berbagi dosis tersebut guna mempercepat pencapaian prinsip kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.
Dengan ketibaan vaksin Moderna hari ini, Indonesia telah mengamankan 122.735.260 dosis vaksin baik berupa vaksin curah maupun vaksin jadi.
“Kini Indonesia juga telah menerima tawaran dukungan dari beberapa negara antara lain Jepang akan mengirimkan tahap kedua vaksin Astrazeneca, kemudian tawaran serupa datang dari Belanda, Inggris, Australia, dan Uni Emirat Arab,” ucap Menlu.
Jutaan vaksin dari jalur pengadaan komersial maupun dari dukungan internasional dan bilateral akan tiba pada bulan Juli ini. Pemerintah akan terus bekerja keras untuk memastikan ketersediaan vaksin bagi Indonesia.
Tak hanya vaksin, berbagai dukungan datang dari negara tetangga untuk membantu memenuhi kebutuhan ventilator, oksigen, obat-obatan, dan peralatan medis di Indonesia.
“Berbagai tawaran dukungan telah kita terima dari negara sahabat lain yaitu dalam bentuk ventilator, oxygen concentrator, obat-obatan dan peralatan medis lain. Hari Jumat lalu telah tiba dukungan dari Singapura dan Australia, dukungan dari Singapura melalui jalur laut sudah berangkat dari Singapura dan menurut rencana akan tiba di pelabuhan Tanjung Priok tanggal 14 Juli antara lain berisi oksigen konsentrator dan oksigen silinder,” kata Menlu. (U.S. Embassy Press Office. U.S. Embassy Jakarta )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here