Bupati Piter Gusbager Serahkan Bantuan Mobil Angkutan Bagi Kelompok Tani

0
135
Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP menyerahkan kunci dan STNK Mobil Bantuan untuk Angkutan Produk Tani ke Pasar Aividjan, diserahkan di lahan Kelompok Tani Arpat Jaya, Kampung Arsopura (Arso VI), Sabtu (11/9/2021). (Irfan /lintaspapua.com)

Bupati Piter Gusbager :   Untuk Dukung Petani Mandiri, Juga Pasar Aividjan Jadi Sentra Ekonomi Keerom.

KEEROM (LINTAS PPAPUA) –  Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, menunjukkan bahwa Pemkab Keerom serius untuk mewujudkan kemandirian pertanian Keerom sekaligus menjadikan Pasar Aividjan sebagai sentra pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Keerom.

Setelah beberapa waktu sebelumnya menyerahkan alat pertanian kepada beberapa poktan, maka pada Sabtu (11/9/21), Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, menyerahkan satu unit mobil Pickup (Blakos) Hilux single Cabin bagi Kelompok Tani (Poktan) Arpat Jaya, Kampung Arsopura. Mobil ini nantinya akan difungsikan untuk mengangkut hasil pertanian dari Arso IV ke Pasar Aividjan di Arso Swakarsa.

Penyerahan mobil bantuan tersebut dilakukan sendiri oleh Bupati Keerom kepada Ketua Poktan Arpat Jaya, Muslih. Turut hadir menyaksikan, Ny. Angela TH Frank Gusbager, ST, (Ketua TP-PKK Keerom), Trisiswanda Indra, SPT, MSi (Sekda Keerom), Edi (Kepala Kampung Arsopura), juga mitra Pemkab Keerom dari Grup Saga Jayapura yaitu GM Saga Group Jayapura, Haris Manuputty, dan tamu undangan lain.

Penyerahan ini merupakan bagian dari komitmen dan visi-misi Bupati-Wabup Keerom untuk membantu angkutan produk pertanian ke pasar aividjan sebanyak 20 unit mobil angkut.

‘’Sebanyak 19 mobil lainnya akan saya berikan kepada kelompok tani yang layak dan komitmen untuk mendukung program pemerintah yaitu membangun kemandirian tani dan mendukung pasar Aividjan sebagai pasar Sentral di Keerom,’’ujar Bupati dalam sambutannya.

Acara penyerahan bantuan mobil angkutan ini dirangkai dengan kegiatan panen raya bawang merah Poktan Arpat Jaya oleh Bupati dan undangan. Selanjutnya secara simbolis bawang diserahkan kepada bupati untuk dijual kepada mitra yaitu Saga Group Jayapura.

Dalam wawancara media, Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengemukakan bahwa semua program-program yang sedang digiatkan saat ini merupakan bagian dari visi-misi besar Piter-Wahfir seperti yang disampaikan saat Pilkada lalu yaitu untuk membangun pertanian di Kabupaten Keerom.

‘’Ini komitmen kami untuk membangun pertanian, Keerom sebagai daerah aglomerasi Jayapura telah menunjukkan kontribusi bagi wilayah ini, Keerom bukan hanya milik warga Keerom tetapi semua orang di wilayah ini, Keerom telah berkontribusi untuk menyuplai kebutuhan pertanian di pasar-pasar di wilayah Jayapura, dan itu baik adanya, dan kini kita mewujudnyatakan janji kepada petani untuk mendukung para petani di Keerom agar lebih mandiri dan lebih sejahtera,’’ujarnya.

Diterangkan, bahwa pemerintah telah mengaktifkan pasar, kemudian pemerintah memberikan bantuan 20 mobil blakos kepada 20 Pokktan untuk mengangkut hasil tani ke Pasar Aividjan. Selanjutnya Pemkab Keerom telah mengandeng mitra yaitu Saga Group Jayapura untuk mengambil hasil pertanian Keerom di Pasar Aividjan.

‘’Panen bawang merah kali ini disaksikan aparat kampung, distrik kabupaten hingga mitra dari Saga Group, beberapa waktu lalu mitra telah mengambil 700 kg lebih untuk bawang, selanjutnya mereka juga siap untuk menampung hasil tani seperti sayur-mayur dan buah-buahan. Semuanya akan melalui Pasar Aividjan dan untuk memudahkan petani mengangkut hasil, melalui mobil bantuan ini, Kita ingin memudahkan petani untuk mendukung sentra ekonomi kita yaitu pasar Aividjan,’’lanjutnya.

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada Poktan, TP-PKK dan mitra dari Saga Group Jayapura. ‘’Mari bersama-sama kita gerakkan ekonomi petani, ekonomi keluarga, ekonomi kampung, ekonomi distrik hingga ekonomi kabupaten, semua akan berjalan baik dan siklus ini harus kita jaga untuk kemajuan pembangunan di Keerom,’’pungkasnya.

Sementara itu, GM Saga Group Jayapura, Haris Manuputty, mengemukakan menyambut baik dan mengapresiasi atas ajakan kerjasama dari Bupati Keerom.

‘’Kami sejak dulu mengambil hasil pertanian di Keerom diantaranya jambu kristal dll, memang kita lihat hasil tani disini misalnya cabe, harganya murah tetapi setelah tiba di Jayapura, harganya mahal tapi petani dapat bagian kecil sekali, ini tentunya dengan adanya kerjasama ini, maka para petani akan mendapat harga yang layak,’’ujarnya.

Ia juga mengemukakan bahwa Saga Group yang terus berkembang di targetkan hingga tahun 2022 total memiliki 14 outlet, akan siap menerima produk pertanian dari Keerom baik buah maupun sayuran seperti semangka, melon, jambu, pisang barangan, dll.

‘’Kami juga berencana tahun ini bisa membuka satu titik atau dua titik outlet di Keerom yaitu di Arso II dan Swakarsa. Kami juga ajak para pihak yang punya semangat yang sama untuk membangun Keerom. Sehingga masyarakat tak harus berbelanja jauh-jauh ke Jayapura,’’pungkasnya. (ariefnugroho/lintaspapua.com).


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here