Masalah Bamuskam di Distrik Arso Barat Telah ‘Kelar’

0
72
Kadistrik Arso Barat, Gemma Kwalik, SSTP, saat menghadiri dan menyerahkan acara penyerahan SK Bamuskam di Kampung Sanggaria, Selasa (7/9/2021). (Arief/lintaspapua.com)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Kadistrik Arso Barat, Gemma Kwalik, SSTP, menyerahkan SK Bupati tentang penetapan Bamuskam di tingkat kampung. Penyerahan SK untuk Bamuskam Kampung sanggaria dilaksanakan di Kantor Kampung Sanggaria pada Selasa (7/9/2021) siang.

Kadistrik Arso Barat, Gemma Kwalik, SSTP, secara langsung menyerahkan SK tersebut kepada Bamuskam disaksikan Plt. Kepala Kampung Sanggaria, Puji Wahyono, beserta jajaran. Acara dilanjutkan dengan sertijab Bamuskam dari pengurus lama kepada pengurus baru.

Kepada wartawan, Kadistrik, menyampaian bahwa dengan diserahkannya SK Bamuskam Sanggaria, maka di Distrik Arso Barat, sebanyak 4 kampung teleh selesai (baca, kelar-red) permasalahan Bamuskam.

‘’Dengan penyerahan ini, maka sebanyak 4 kampung yang ada di Arso Barat telah selesai permasalahan Bamuskam-nya. Yaitu Kampung Sanggaria, Yammua, Ifia-fia dan Yaturaharja. Sehingga saya berpesan kepada mereka untuk segera membentuk panitia pemilihan kepala kampung yang ditargetkan digelar bulan depan,’’ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia berpesan kepada pengurus Bamuskam baru untuk bisa bekerja dengan baik dan melasanakan 15 poin tugas Bamuskam. Sementara kepada Bamuskam lama disampaikan terimakasih atas pengabdiannya.

Dalam sambutannya, Kadistrik, mengemukakan harapannya agar apparat kampung mulai dari kepala kampung hingga RT termasuk Bamuskam untuk berhati-hati dalam melakukan atau memberikan info kepada masyarakat apalagi menyangkut hal-hal yang bisa memancing keributan atau konflik social.

‘’Saya berharap agar pemerintah kampung memberikan perhatian terhadap hal ini. Jangan apparat kampung terlalu mudah untuk menggunakan media social tanpa kontrol. Kenapa hal ini penting karena ada hal atau masalah yang bisa dipublis sebagai bentuk control social dari masyarakat ada juga yang tidak untuk dipublis karena terkait hal yang bersifat rahasia,’’ujarnya lanjut.

Ia juga menyampaikan dari 4 kampung yang akan menggelar pilkkampung serentak tahun 2021, saat ini telah 3 kampung membentuk panitia pemilihan. ‘’Kita harapkan bisa segera pembentukan panitia pemilihan kepala kampung, paling lambat minggu ini, setelah lengkap maka kita akan adakan bintek untuk panitia dengan melibatkan DPM, KPU Keerom dan para tooh masyarakat, adat dan lain. (ariefnugfroho/lintaspapua.com)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here