Bupati Piter Gusbager  Lantik Trisiswanda Indra Sebagai Sekda Keerom

0
119
Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, saat melantik serta mengambil sumpah dan janji Sekda Keerom, Trisiswanda Indra N, SPT, MSi, di Trinity Room, Kantor Bupati Keerom, Senin (6/9/2021). (Arief/lintaspapua.com)

Tugas Sekda Adalah Membantu Bupati Wujudkan Percepatan Pelayanan Pemerintahan dan Publik.

KEEROM (LINTAS  PAPUA) – Setelah melalui proses yang panjang dan ketat, akhirnya kabupaten Keerom kini miliki Sekretaris Daerah definitive. Menyusul keluarnya SK Bupati Keerom no SK 821.1-01/Bupati Keerom tentang penunjukkan pejabat pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom.

Menandai hal ini, Bupati Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP, melantik serta mengambil sumpah dan janji pejabat Sekda yang baru yaitu Trisiswanda Indra N, SPT, MSi. Pelantikan dilaksanakan di Trinity Room, Aula Kantor Bupati Keerom, pada Senin (6/9/21) siang.

Acara diawali dengan pembacaan SK Bupati, dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji serta pelantikan. Bupati pada arahan usai pelantikan sekda mengemukakan bahwa pelantikan Sekda adalah suatu proses yang penting dalam rangka percepatan pelayanan pemerintahan dan publik di Kabupaten Keerom.

‘’Pelantikan sekda adalah sebuah proses mutasi pejabat di setiap instansi pemerintahan, ini bagian dari kehidupan roda organisasi pemerintah. Dengan adanya Sekda diharapkan ada penataan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, peningkatan kinerja dan budaya kerja,’’pesannya.

Bupati juga mengingatkan bahwa tugas Sekda adalah untuk membantu Bupati agar visi dan misi Kepala Daerah bisa berjalan dengan baik.

‘’Maka Sekda harus memiliki kompetensi dan kemampuan yang baik untuk bisa menjabarkan visi dan misi yang telah disusun dalam RPJMD yang tak lama lagi akan disyahkan. Sekda juga harus memiliki kapasitas, integritas dan loyalitas kepada pimpinan daerah yang merupakan pejabat negara, sehingga tugas ini adalah tugas negara. Maka tugas Sekda sesuai amanat UU juga bagaimana menjalankan amanat UU dan Pancasila terutama di wilayah perbatasan’’lanjutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Sekda harus menjadi panutan dan teladan sebagai pimpinan, namun juga menjadi teman kerja rekan sejawat ASN yang ada di Keerom.

‘’Maka memang dibutuhkan kepiawaian, kematangan dalam melaksankana tugas didalam mengelola dapur besar kesekretariatan daerah, baik untuk memberi advice bagi bupati dan juga memberi solusi bagi bawahan, maka sekda yang baru perlu bekerja koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak termasuk pihak external seperti instansi vertical, tokoh agama, serta kelompok sosial kemasyarakatan lainnya,’’tambahnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa seiring dengan pelantikan Sekda maka teka-teki telah terjawab maka ia berharap tak ada lagi pertanyaan-pertanyaan karena pelantikan sekda telah melalui proses yang panjang, terbuka dan ketat. ‘’Ini hasil kerja timsel dan juga berdasar persetujuan Gubernur serta komisi ASN, maka selamat bekerja kepada pejabat Sekda, teruslah bekerja untuk orang banyak, bukan untuk orang perorang jadilah pemimpin yang bersahaja, komunikatif, rendah hati dan takut akan Tuhan, Karena takut akan Tuhan adalah permulaan dari segala pengetahuan,’’pungkasnya. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here