Kelangkaan Oksigen Medis di Papua, Pasien Covid Kian Bertambah, Eddy Way: Perlu Kedepankan Tindakan Preventif, Dari Pada Tindakan Penanganan!

0
558
Kelangkaan Oksigen Medis di Papua, Pasien Covid Kian Bertambah, Eddy Way: Perlu Kedepankan Tindakan Preventif, Dari Pada Tindakan Penanganan!. Richard (LPC)
Kelangkaan Oksigen Medis di Papua, Pasien Covid Kian Bertambah, Eddy Way: Perlu Kedepankan Tindakan Preventif, Dari Pada Tindakan Penanganan!. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Kelangkaan oksigen mulai dirasakan di Papua, utamanya untuk bidang Kesehatan, dalam penanganan pasien corona virus disease 2019 atau Covid-19, di wilayah Papua, yang belakangan mulai dikeluhkan.

kelangkaan oksigen di Papua itu, dibenarkan juga oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule, dimana pihaknya mengakui terjadi kelangkaan oksigen medis lantaran melonjaknya angka positif Covid-19.

Sebut Sumule, kelangkaan oksigen bukan terjadi karena produksi yang terbatas melainkan permintaan yang meningkat akibat angka penularan yang signifikan.

“Memang betul, ketersediaan oksigen terbatas. Ada ketidaksesuaian antara supply dan demand. Sebenarnya produksinya tidak menurun, tapi kebutuhan yang meningkat. Itu yang menjadi kendala saat ini dalam penyediaan oksigen medis,” kata Sumule di Jayapura.

Kelangkaan Oksigen Medis di Papua, Pasien Covid Kian Bertambah. Insert (LPC)
Kelangkaan Oksigen Medis di Papua, Pasien Covid Kian Bertambah. Insert (LPC)

Berkaitan dengan kelangkaan oksigen medis itu, Lintas Papua.Com, Jumat 23 Juli 2021, berkesempatan mewawancarai salah satu tokoh intelektual muda Papua, yang juga sebagai pemerhati kebijakan public, Eddy Way, ia menyebutkan dan berharap rumah sakit-rumah sakit yang ada di tanah Papua tidak alami keadaan kekurangan alat bantu nafas.

Coba kita lihat beberapa perkembangan terakhir, untuk rumah sakit khusus dok 2 Jayapura, masalah kekurangan yang dialami yakni, keterbatasan ruangan, tempat tidur dan kasur.

“Jangan lagi, dan kami tidak berharap masalah kekurangan tabung oksigen medis meramaikan permasalahan yang sudah ada sebelumnya. Eskalasi pasien memberi dampak terhadap daya tampung. Semoga beberapa gedung-gedung baru yang telah di bangun dan belum dioperasikan, seyogianya digunakan untuk antisipasi kedaruratan ini”, kata Eddy Way, mengawali wawancara.

Sebut Eddy, keadaan antara laju pertambahan pasien dengan kurangnya ketersediaan alat bantu tidak berbanding dekat, kalau diumpamakan angka, laju pasien diangka 10, sedangkan ketersediaan alat bantu ada diangka 3, benar-benar berjarak. Sehingga diperlukan opsi lain yakni, opsi dengan sebutan preventif, cegah masing-masing diri untuk tidak terpapar. Mungkin dengan upaya preventif ini, sedikit banyak memberi kelonggaran penanganan secara kuratif pada rumah sakit-rumah sakit.

Untuk itu, mari kita tetap saling dukung dan cipta kondisi, bahwa sebelum orang lain sehat, awali dengan sehat sendiri terlebih dahulu. Masing-masing perlu melalukan perlindungan diri, dan tidak mesti meminta orang lain untuk tolong melindungi dirinya. Sudah harus ada kemauan menjadi narsisme sementara karena kedaruratan ini, mengubah dari kebiasaan solider sebelum adanya pandemi Covid-19.

Respon yang disebutkannya ini, lantaran ia melihat berbagai potret kelangkaan oksigen medis di luar Papua yang sangat menyedihkan, dan merepotkan para medisnya, sehingga dirinya tidak berharap potret yang serupa tidak dialami di rumah sakit-rumah sakit di tanah Papua.

“Mungkin perlu juga mendapat masukan dari pegiat sosial lain, agar refocusing dan realokasi dana APBD dapat digunakan tepat sasaran, tidak sekedar memberi porsi lebih pada satgas covid, sedangkan alat bantu, perawat, dokter, sebagai garda terakhir terhadap pasien diberi atensi yang tidak memadai”, ajak Eddy.

Disingung soal esensi dari preventif dalam konteks kelangkaan oksigen medis di Papua?, ia menuturkan, dalam konteks Papua kekenian, baik dari sisi Covid-19 hingga kelangkaan oksigen medis di Papua, dapat disimpulkan, preventif adalah sangat dekat dengan bidang sosial dan kesehatan. Di bidang sosial, preventif adalah tindak pencegahan agar tidak terjadi terkait segala pelanggaran normal sosial.

Kelangkaan Oksigen Medis di Papua, Pasien Covid Kian Bertambah. Insert (LPC)
Kelangkaan Oksigen Medis di Papua, Pasien Covid Kian Bertambah. Insert (LPC)

Sementara dibidang kesehatan, preventif adalah tindak pencegahan terhadap suatu penyakit yang dapat membahayakan di masa mendatang. Intinya, preventif adalah tindak pencegahan agar tidak terjadi hal yang buruk. Tuturnya.

Perangi penyalahgunaan dana Covid-19, sebut dia adalah satu cara dari sekian cara-cara yang ada, agar pendekatan kuratif dapat mengakomodasi eskalasi pasien, sambil dimantapkan terus pendekatan promotif dan pendekatan preventif. Dengan cara ini pasti kita berharap, dalam tidak lama, seluruh tanah papua, eskalasi Covid-19, dapat menurun, bahkan langsung sampai pada angka 0 kasus.

“Saling beri support untuk kebaikan bersama. Tidak akan tercipta kebaikan bersama, kalau pada diri sendiri tidak ada upaya untuk membuat kebaikan. Tersadari bersama adalah gabungan individu, sehingga dalam bersama, dirindukan baik. Setiap peran individu mesti baik-baik pula.

Salam sehat, iman dan imun adalah kolaboratif terutama.ujarnya, mengakhiri wawancara. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here