BERTANGGUNG JAWAB : Bertolong-tolonganlah Menanggung Bebanmu ! Demikianlah Kamu Memenuhi Hukum Kristus

0
63

BERTANGGUNG JAWAB

“Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.” Matius 25:23

Pada masanya, West Coast dikenal sebagai perusahaan pembuat mesin ketik yang menguasai sebagian besar pasar nasional. Namun dengan pengoperasian komputer dimana-mana, penjualan mesin ketik perlahan-lahan menurun.

Di saat itulah sang pemilik perusahaan, Jeremy Q. Lyons mengalami masa-masa terburuk dalam hidupnya. Ketika ia melepaskan tanggung jawabnya untuk berpikir dan mencari cara menyelesaikan tantangan yang dihadapi oleh perusahaannya, dan hanya memilih menyalahkan situasi yang terjadi. Ia terus menyalahkan penemuan komputer dan mengakibatkan perusahaannya jatuh bangkrut.

BERSUKACITA DALAM KASIH ALLAH (mauliutus.org)

Lyons yang dikenal tidak mudah menerima perubahan, bersikeras untuk terus memproduksi mesin ketik. Namun penjualan terus merosot hingga perusahaan tersebut akhirnya bangkrut. Ratusan karyawan kehilangan pekerjaan, termasuk Lyons sebagai pimpinan tertinggi yang kemudian melarikan masalahnya pada alkohol.

Yesaya 53 : 4
Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
dan Yesaya 53 : 5
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. (ISTIMEWA)

Istrinya terpaksa pergi bersama anak mereka dan meninggalkannya dalam keadaan mabuk berat.

Ia sendiri akhirnya menjadi seorang gelandangan dan terpaksa tinggal sementara di tempat penampungan misi. Syukurlah jika kemudian ada seorang yang berempati dan selalu mendorongnya untuk bangkit kembali Ia dapat menerima dan menyadari segala kekeliruannya.

Selang beberapa waktu, Jeremy Q. Lyons kembali bekerja dengan tekun. Akhirnya ia justru sukses sebagai pemilik dari beberapa toko komputer dengan penghasilan miliaran rupiah.

Ketika menghindar dan lari dari sebuah tanggung jawab, mungkin kita merasa seperti sedang melepaskan diri dari sebuah beban. Namun kenyataannya tidaklah demikian. Semakin kita melarikan diri, semakin kita kehilangan tujuan dan makna hidup. Semangat kita merosot, merasa tidak berarti dan akhirnya menjadi seorang pecundang.

Justru mereka yang melarikan diri dengan tidak mau menghadapi tanggung jawabnya, pasti tidak akan mengalami terobosan dalam hidup. Sebab tanggung jawab adalah bukti kedewasaan, dan mereka yang tidak dewasa tidak akan dipercaya untuk mendapatkan hal yang lebih besar dari yang sebelumnya ia pernah dapatkan.

Seorang yang bertanggung jawab adalah seorang yang berhenti menyalahkan situasi, berani membuang semua alasan yang tidak berguna, belajar membenahi jika ada kesalahan yang sudah dibuat, dan membiasakan diri melakukan kewajiban dengan kemampuan yang terbaik. Renungan hari ini mengingatkan kita agar tidak lari dari tanggung jawab apa pun yang diberikan Allah kepada kita, termasuk tanggung jawab dalam keluarga, pekerjaan, maupun pelayanan. Amin. (JB)

Questions:
1. Menurut Anda manakah yang lebih baik, lari meninggalkan masalah atau lari menyelesaikan masalah? Mengapa demikian?
2. Setujukah Anda bahwa bertanggung jawab adalah tanda kedewasaan? Jelaskan pendapat Anda.

Values:
Bertanggung jawab berarti berhenti menyalahkan situasi, berani membuang alasan tidak berguna, membenahi kesalahan yang sudah dibuat, dan melakukan kewajiban dengan kemampuan terbaik.

Tanggung jawab adalah bukti kedewasaan, dan mereka yang tidak dewasa tidak akan dipercaya untuk mendapatkan hal yang lebih besar.
“Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”
__ Galatia 6.2a

Kadang-kadang, kita bisa merasa begitu terbebani sehingga kita bahkan tidak bisa melihat beban orang lain.

Tetapi dalam ayat ini Yesus mengingatkan kita bahwa sebagai anak Tuhan, tugas kita adalah untuk saling mengangkat beban dari pundak sesama kita. Seperti halnya yang telah dilakukan Yesus menanggung beban dosa kita, sehingga kita terbebas dari kematian.

Oleh sebab itu karena kita telah diselamatkan dan dibebaskan marilah kita saling meringankan beban orang-orang lain di sekitar kita. (Disadur Dari Sahring WhatsApp)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here