Gubernur Lukas Enembe Bakal Putuskan Status Papua, Apakah ‘Lockdown’?

0
167

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui tim Satgas Covid-19 akan melakukan rapat bersama forkopimda untuk mengevaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Rencananya rapat evaluasi PPKM mikro tersebut akan dilaksanakan pada 21 hingga 25 Juli 2021. Sehingga keputusan mengenai kemungkinan Pemprov Papua diberlalukan “Lockdown” akan di putuskan dalam rapat nanti.

Gubernur Lukas Enembe, melalui juru bicara, M. Rifai Darus dalam keterangan tertulis, Selasa (20/7) menyebutkan, masyarakat Papua dimimta agar dapat melakukan persiapan dan mengantisipasi surat edaran Gubernur yang akan datang.

Sebab, direncanakan bahwa Provinsi Papua akan menutup akses keluar masuk baik jalur penerbangan maupun perairan. Penutupan tersebut akan berlangsung pada tanggal 1-31 Agustus 2021.

“Kebijakan ini akan dibahas dan dimatangkan lebih lanjut pada rapat evaluasi tim Satgas Covid-19 Papua Rabu, 21 Juli 2021 nanti,” ujar Rifai Darus.

Dirinya mengungkapkan, Gubernur Lukas Enembe secara berkala akan melakukan evaluasi terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro sesuai dengan surat edaran Gubernur Papua Nomor:440/7736/SET. Surat tersebut berlaku hingga 25 Juli 2021.

“Untuk itu Gubernur meminta kepada seluruh steakholders terkait agar dapat bersinergi dan bergerak cepat dan tepat guna memastikan situasi pandemi Covid-19 di Papua tidak semakin parah,” katanya.

Kendati demikian, penutupan akses keluar masuk Papua dikeculaikan bagi aktifitas yang berhubungan dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Peparnas XVI 2021 di Bumi Cenderawasih.

Sehingga diharapkan, Bupati dan wali kota se-Papua dapat menjalankan kebijakan yang telah maupaun dikeluarkan oleh Pemprov Papua.

“Hal ini bertujuan untuk memperlancar persiapan penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI serta menyelamatkan nyawa penduduk di Papua dari ancaman Covid-19,” ucap Rifai Darus.

Sebagai tuan rumah PON dan Peparnas, kata dia, Papua terus berupaya agar opsi kehadiran penonton dapat menyemarakan kedua event nasional itu.

“Untuk itu, Gubernur juga berpesan kepada Bupati dan Wali kota agar dapat mengebut dan menambah akselarasinya dalam melakukan vaksinasi bagi seluruh warga demi terciptanya herd immunity jelang PON dan Peparnas yang terselenggara 73 hari lagi,” pungaksnya.

(Gracio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here