Yani Frank Gusbager : Program TP-PKK Keerom Menstimulan Pedagang Aividjan

0
132
Ketua TP-PKK Keerom, Ny. Yani Frank Gusbager, ST, (Arief/lintaspapua.com)

Ketua TP-PKK Keerom, Ny. Yani Frank Gusbager, ST saat menyerahkan (menjual kembali) paket sayur mayur dari pedagang dan mama-mama Papua yang berdagang di Pasar Aividjan kepada Kabid Perdagangan Perindagkop Keerom, Darmin Simangunsong, SE, MSi di Keerom, Senin (12/7/21). (Arief/lintaspapua.com)

PKK Keerom Beli dan Salurkan Hasil Jualan Pedagang Pasar Aividjan

KEEROM (LINTAS PAPUA) – – Setelah dilantik beberapa hari lalu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Keerom segera melaksanakan program-program kerjanya. Jika sebelumnya memberikan bantuan bagi Bumil (ibu hamil) dan Nifas serta Lansia, maka pada Senin (12/7/21) kemarin, TP PKK Keerom melalui program dari Pokja II mengeksekusi program pemberdayaan dan peningkatan keluarga lewat program ekonominya.

Kali ini, dipimpin Ketua TP-PKK Keerom, Ny. Yani Frank Gusbager, maka ibu-ibuk PKK melakukan / membantu menjualkan hasil dagangan para pedagang yang umumnya mama-mama Papua yang berdagang di Pasar Aividjan.

PKK Keerom membeli langsung hasil dagangan dari mama-mama Papua ini senilai Rp. 150 ribu rupiah per pedagang. Selanjutnya hasil pembelian tersebut yang umumnya, sayur-sayuran, buah-buahan dan umbi-umbian, dijual kembali kepada dinas-dinas atau SKPD di lingkungan Pemkab Keerom.

Pada kegiatan awal ini, sebanyak 3 SKPD menjadi sasaran kegiatan yaitu Disperindagkop Keerom, Sekretariat DPRD Keerom dan Dinas P dan K Keerom. Sayur-sayuran yang telah dalam bentuk paket tersebut diberikan dan diantar langsung ke SKPD termaksud dan diterima masing-masing SKPD.

Saat di Disperindagkop, PKK Keerom diterima oleh Kabid Perdagangan, Darmin Simangunsong, SE, MSi. Saat di Sekretariat DPRD diterima oleh Sekwan, Wawan Wanma, dan saat berada di Dinas P dan K diterima langsung oleh Kadinas P dan K Keerom, Noack Wasanggai.

Ketua TP-PKK Keerom, Ny. Yani Frank Gusbager, ST, mengemukakan bahwa PKK sebagai mitra pemerintah memiliki tanggungjawab untuk menyukseskan program pemerintah yaitu salah satunya mengaktifkan pasar Aividjan, dan juga meningkatkan kesejahteraan keluarga yaitu pedagang dan umumnya mama-mama Papua yang berdagang di Pasar Aividjan.

‘’PKK adalah mitra pemerintah, saat ini kita langsung melaksanakan program kerjanya yang diprakarsai Pokja II yaitu bidang Pendidikan dan peningkatan ekonomi keluarga. Yaitu kita membantu menjualkan hasil dagangan mereka dengan cara menyalurkannya kepada ASN di SKPD-SKPD,’’ujarnya kepada wartawan disela-sela kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa puluhan paket sayur, pinang, umbi-umbian dan buah-buahan tersebut diharapkan bisa tersalur dengan baik kepada ASN yang juga memiliki tanggungjawab untuk menyukseskan program pemerintah, yaitu mengaktifkan Pasar Aividjan.

‘’Kegiatan ini sifatnya untuk menstimulan agar hasil bumi mereka bisa terjual dan ASN sebagai bagian dari pemerintah tentunya memiliki tanggungjawab untuk ikut menyukseskan pasar Aividjan,’’tuturnya.

Sementara itu, salah satu SKPD penerima, yaitu Disperindagkop Keerom, melalui Kabid Perdagangan, Darmin Simangunsong, SE, MSi, menyatakan kesiapan jajaran Disperindagkop untuk ikut menyukseskan program TP-PKK Keerom yaitu membantu agar Pasar Aividjan bisa aktif dan berjalan baik.

‘’Kami berterimakasih telah diikutkan untuk berpartisipasi dalam program ini, semoga pasar Aividjan akan semakin berjalan membaik kedepannya. Karena kita tahu saat ini, pembeli masih beklum terlalu banyak untuk membeli di Pasar Aividjan, ini  tanggungjawab kita Bersama,’’ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Ia menyampaikan kendala yang dihdapi oleh pedagang-pedagang di pasar aividjan yang umumnya mama-mama Papua adalah dalam hal transportasi. Karena lokasi pasar yang agak jauh dari pemukiman, maka mereka terpaksa menggunakan ojek dengan biaya yang cukup besar.

‘’Hal ini tentunya menjadi beban mereka, kami mohon ini bisa dibantu,’’tuturnya.

Atas kesulitan yang disampaikan tersebut, Ketua TP-PKK Keerom langsung mengambil kebijakan untuk menjawabnya. Ia memerintahkan agar 1 unit kendaraan blakos (pick-up), milik TP-PKK untuk segera diperbantukan mengatasi kesulitan tersebut. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here