Hallo Presiden Jokowi, inilah Ironis Jalan Sentani – Depapre Tak Diperbaiki Pemerintah Hingga Jadi Kolam Pemancingan

0
522
Tampak Sebuah Jalan Penuh Kolam di Jalur Sentani - Depapre. Bertahun - Tahun Jadi Kolam dan Bisa Digunakan Sebagai Kolam Pemancingan. Dimanakah Perhatian Pemerintah ???. (#papuansphoto_regio_thana_merah / Foto Facebook Boy Demena)
Hallo Bapak Presiden Indonesia, Ir, Joko Widodo dan Bapak Gubernur Papua, Lukas Enembe, S,IP, MH. Serta Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si. Semoga Berkenan Memahami dan Menjawab Aspirasi Masyarakat.
Wellcome to Wisata Pemancingan Jalanan Depapre – Sentani.
Jalan berubah menjadi kolam pemancingan, karena buta nya pemeritah yang sibuk membaca koran hingga tak melihat masyrakat yang bersusah paya hingga terjatuh dari kendaraan.
Tempat Wisata Yang Seharusnya Menjadi Jalan Umum Bagi Kelangsungan Hidup Masyarakat. Tampak Seorang Perempuan Asli Warga Setempat Sedang Memancing, Apakah Pemerintah Hanya Ikut Menonton Tanpa Memperbaiki Jalan Yang Rusak???. (Tampak Sebuah Jalan Penuh Kolam di Jalur Sentani – Depapre. Bertahun – Tahun Jadi Kolam dan Bisa Digunakan Sebagai Kolam Pemancingan. Dimanakah Perhatian Pemerintah ???. (#papuansphoto_regio_thana_merah / Foto Facebook Boy Demena)
“Aksi blockade jalan ini, kami lakukan sebagai tanda protes pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua. Karena sampai sekarang tidak ada perbaikan jalan, kami hanya terima janji-janji kalau jalan akan dikerjakan di tahun ini, tetapi tak ada perbaikan jalan,” kata Ketua Solidaritas Masyarakat Peduli Pembangunan Moy – Tanah Merah, Elkana Demianus Sorontou, dalam orasinya, di Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Selasa (13/7/2021). (Foto Facebook Boy Demena)
HAL ini sudah di terjadi bertahun tahun bisah di bilang dari saya masih kecil hingga saat ini.
Untuk seluruH masyarakat Tanah Merah Moy datang dan kita suarah kan suara kita bersama pada aksi demo damay yng di langsungkan pada :
Selasa 13 Juli 2021 hingga Dilanjutkan 14 Juli 2021.
SAYANG SEKALI SAMPAI ADA KORBAN. Warga menuntut kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua cepat tanggap terhadap kerusakan jalan yang sering memakan banyak korban kecelakaan. Terlebih jalan sepanjang 24 kilometer yang dikeluhkan warga itu tidak pernah diperbaiki sejak tahun 2015. (Foto Facebook Boy Demena)
PEMERINTAH JANGAN HANYA SANTAI MELIHAT JALAN RUSAK TANPA PEDULI MEMBANGUN DAN MEMPERBAIKI SECARA BAIK. aspirasi masyarakat untuk perbaikan jalan ini sudah disampaikan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Papua sejak tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021. Namun hanya janji-janji saja dan tidak ada jawaban tuk perbaikan jalan. (Laman Facebook Boy Demena)
Jika anda peduli padah kami masyarakat Tanah Merah Moy silahkan anda membagikan postingan ini guna membuka mata orang orang buta di pemerintaan. (Dikutip Dari Laman Facebook Boy Demena, Tertanggal 9 Juli 2021)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here