<
Lintaspapua.com

Demo Tolak Otsus, 20 Orang Diamankan

LINTAS PAPUA - Rabu, 14 Juli 2021 - 17:44 WITA
Demo Tolak Otsus, 20 Orang Diamankan
 ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepolisian Daerah (Polda) Papua membubarkan aksi demo penolakan Otsus di depan Kampus Universitas Cenderawaaih, Rabu (14/7). Pasca pembubaran sebanyak 20 orang yang diduga sebagai pelaksana di lapangan diamankan.

“Sudah ada yang diamankan sekitar 20 orang nanti mereka tes antigen,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri, usai memantau vaksinasi massal bagi para pelajar, di Jayapura, Rabu siang.

Kapolda menegaskan, akan memanggil siapa saja yang menghasut mahasiswa melakukan aksi demo tersebut.

“Bagi mereka yang berinteleg jangan menghasut mahasiswa untuk melakukan demo, yang menghasut mehasiswa hari ini saya akan panggil,” tegasnya.

Dirinya, menyayangkan aksi demo penolakan Otsus oleh mahasiswa Uncen
Menurut Fakhiri, sebagai mahasiswa harusa lebih mengetahui penyebaran Covid-19 di Papua khususnya kota Jayapura terus meningkat tajam.

“Sebenarnya itu sangat saya sayangkan anak-anak kita ini kan mahasiswa, mereka mengetahui betul bahwa perkembangan covid di Papua khususnya kota jayapura sangat meningkat tapi kok ada skenario yang dibikin untuk melaksanakan aksi demo yang didalamnya itu banyak muatan politik yang sebenarnya itu tidak boleh lakukan,” katanya.

Ia meminta kepada mahasiswa agar gunakan intelektual untuk kegiatan yang positif bukan hal-hal yang tidak baik.

Dirinya mengungakapkan, permohonan aksi demo telah diajukan kepada pihak kepolisian namun ditolak. Bahkan Fakhiri mengaskan, penolakan aksi demo dilakukan sehingga tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Saya tegas dengan ini, aksi demo yang dilakukan tadi (hari ini) mereka kita bubarkan sehingga tidak ada hal lain yang merusak,” katanya.

Kapolda mengatakan, dalam masa PPKM tidak ada yang melakukan aksi demo tetapi semua pemikiran dipakai guna membantu pemerintah untuk menekan lajunya covid-19.

“Sebab dari data yang diterima dari RS semua sudah penuh, terus kita lakukan demo itu untuk apa itu tidak pantas. Sekali lagi saya akan panggil kepala intelektual dan diperiksa,” tandas Kapolda. (Gracio)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123