<
Lintaspapua.com

Skenario Pembunuhan Pengusaha Emas, Pelaku Sempat Mengaku Sebagai Polisi Sebelum Mengahabisi Nyawa Korban

LINTAS PAPUA - Senin, 5 Juli 2021 - 22:39 WITA
Skenario Pembunuhan Pengusaha Emas, Pelaku Sempat Mengaku Sebagai Polisi Sebelum Mengahabisi Nyawa Korban
 ()
Penulis
|
Editor

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pembunuhan Nasaruddin pengusaha emas di kota Jayapura, Papua, terkuak. Istri korban secara terbuka mengakui rencana pembunuhan terhadap suaminya (Nasaruddin) dihadapan penyidik. Senin (5/7)

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav R. Urbinas, mengungkapkan hasil interogasi terhadap istri korban berinisal VLH mengakui mengatahui pembunuhan yang dilakukan selingkuhannya MM terhadap suaminya Nasaruddin alias Acik.

“VLH sudah mengakui, kalau dirinya mengatahui aksi pembunuhan itu,” kata Kapolresta.

Dari keterangan VLH, kata Gustav, sebelum mengahibis nyawa Acik, ia dan MM telah berkomunikasi telebih dahulu. Bahkan kedua tersangka sempat bertemu di Mall Jayapura sebelum VLH pulang bersama korban.

“Dari pengakuan istri korban, pembunuhan sudah direncanakan keduanya sejak tiga bulan lalu, rencana pembunuhan sejak Febuari 2021 lalu. Aksi ketiga inilah baru berhasil menghabisi nyawa korban,” bebernya.

Skenario pembunuhan seakan-akan perampokan sudah diatur keduanya.

“VLH  sudah mengarang sejak awal, dimana akting seakan perampokan sudah diatur, mulai dari perampasan tas yang ditentukan oleh pelaku dan istri korban,” ujarnya.

Selain itu, kata Kapolresta, modus pelaku menghadang korban dengan cara mengaku sebagai polisi dan diduga mobil membawa narkotika jenis ganja sehingga korban turun dan selanjutnya pelaku langsung menghabisi nyawa korban dengan beberapa tusukan.

Kapolresta pun menambahkan, VLH akan menjalani pemeriksaan dan akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang mana nantinya VLH akan disangkakan pasal 340 KUHP junto pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara. (Gracio)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123