<
Lintaspapua.com

Ditetapkan Tersangka, Mantan Bupati Keerom, Lansung Ditahan dirutan Polres Keerom

LINTAS PAPUA - Selasa, 29 Juni 2021 - 12:31 WITA
Ditetapkan Tersangka, Mantan Bupati Keerom, Lansung Ditahan dirutan Polres Keerom
Kapolres Keerom, AKBP.Christian Aer, SH, S.IK. Richard (LPC) ()
Penulis
|
Editor

KEEROM (LINTAS PAPUA) — Mantan Bupati Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, berinisial (MM), resmi ditetapkan sebagai tersangka, dan lansung ditahan dirutan Polres Keerom, atas dugaan pengelapan aset rumah jabatan Bupati Kabupaten Keerom, tahun 2016-2021, senilai 1,1 Milyar.

Kapolres Keerom, AKBP.Christian Aer, SH, S.IK, kepada wartawan, Selasa 29 Juni 2021, diruang kerjanya mengatakan, penetapan status tersangka (MM) itu, dilakukan, usai pihaknya mendapat hasil audit kerugian keuangan negara dari inspektorat, senilai 1,1 Milyar lebih. Dan atas hasil inspektorat yang diterima, 24 Juni 2021 lalu, dan selanjutnya 25 Juni 2021, pihaknya melakukan gelar perkara, hingga menaikan status (MM) dari saksi, menjadi tersangka.

“Ya, terhadap tersangka MM, kami telah melakukan penangkapan, dan menerbitkan surat penahanan terhadap yang bersangkutan'”, kata Kapolres Keerom, AKBP.Christian Aer, SH, S.IK.

Sebut, Kapolres, tersangka MM, sesuai dengan jadwal pemangilan, dari pihak penyidik, pada Selasa 29 Juni 2021. Namun yang bersangkutan, datang lebih awal, pada Senin 28 Juni 2021, Pukul 16:00 WIT, hingga yang bersangkutan langsung ditahan. Dan nanti Selasa 29 Juni 2021 Pukul 16:00 WIT, barulah diterbitkan surat penahanan.

“Terhadap yang bersangkutan tersangka MM, telah kami tahan, untuk menjalani proses hukum atas dugaan perbuatan yang dilakukannya”, ujar Kapolres Keerom.

Mengakhiri wawancara, Kapolres memesan, kepada masyarakat Keerom, terkait persoalan yang tengah ditangani Polres Keerom, tehadap mantan Bupati Keerom ini. Kepada masyarakat Keerom untuk tidak melakukan gerakan-gerakan yang mengarah terhadap terganggunya Kamtibmas di Kabupaten Keerom. Namun mari masyarakat memberikan kepercayaan kepada kepolisian untuk menangani persoalan ini.pungkasnya. (Richard/Lintas Papua)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123