<
Lintaspapua.com

Rangkaian 100 Hari Kerja, Bupati Piter Gusbager Beri Bantuan Bagi 4 Gereja

LINTAS PAPUA - Senin, 28 Juni 2021 - 19:01 WITA
Rangkaian 100 Hari Kerja, Bupati Piter Gusbager Beri Bantuan Bagi 4 Gereja
Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, saat menyerahkan bantuan hibah kepada 4 gereja di Keerom, pada Minggu (27/6/2021). (Arief/lintaspapua.com) ()
Penulis
|
Editor

Program Bersumber Dana Otsus Tahun 2021, Keseluruhan Ada 12 Gereja yang Akan Menerimanya.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Sebagai bagian dari rangkaian 100 hari kerja Bupati/Wabup Keerom, maka Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHUt, MUP, memberikan bantuan bagi 4 gereja yang ada di Arso dan Arso Barat pada Minggu (27/6/21) kemarin.

Keempat gereja yang menerima bantuan adalah, Gereja GKI Eklesia di Kampung Yaturaharja, Arso 10, lalu Gereja Efata GPdI dan Gereja Efata Kingmi, di Kampung Dukwia, Arso 8, serta Gereja Katolik St. Yohanes Arso II.

Bupati menyerahkan kepada masing-masing gereja sebesar Rp. 100 juta dengan sumber dana Otsus. Rangkaian kunjungan gereja dimulai di Gereja GKI Eklesia, Bupati menyerahkan didampingi Kepala Kantor Kemenag Kab Keerom, Karel Mambay. Diterima langsung oleh Ketua Majelis Jemaat, Pdt. Nabot Manufandu.

Selanjutnya dilakukan penyerahan bantuan ke Arso 8 dan yang menerima adalah Gereja Efata Jemaat Kingmi, Arso 8, yang diterima oleh Ketua Jemaat, Pdt. Mathias Wetipo disaksikan para jemaat. Dilanjutkan pemyerahan bantyuan serupa kepada Gereja GPdI Efata, Arso 8 yang diterima oleh Ketua Jemaat, Pdt. Chadinus Hisage.

Bupati menjelaskan bahwa pemerintah Keerom merencanakan menyerahkan bantuan dengan sumber dana Otsus tahun 2021 ini sedianya untuk 12 Gereja di Keerom. Masing-masing gereja akan menerima bantuan sebesar Rp.100 juta sehingga total mencapai Rp. 1,2 Miliar, termasuk yang hari ini diserahkan kepada 4 gereja di tahap I, selanjutnya ada 8 gereja yang akan menerimanya.

Kepada wartawan, Bupati menjelaskan bahwa kegiatan pemberian bantuan bagi 12 gereja kali ini merupakan rangkaian 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Keerom.

‘’Bantuan ini merupakan program khusus denga dana dari Otsus, dengan dana yang terbatas maka kita memilih 12 gereja ini. Ini sudah menjadi komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian dan support kepada gereja, bukan hanya gereja ini namun juga gereja lain dan juga tempat ibadah agama lainnya, karena mereka adalah mitra pemerintah untuk membangun Keerom,’’ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa beberapa bulan lalu pemerintah telah memberikan bantuan bagi masjid-masjid di Keerom dalam program ‘Safari Ramadhan’ demikian pula nanti akan ada program ‘Safari Natal’ juga dukungan untuk kegiatan agama Hindu dan Budha juga diberikan perhatian yang sama.

‘’Bagi yang sudah dapat, bersyukur dan silakan digunakan untuk pembangunan atau kegiatan lain, sementara yang belum dapat diharapkan bersabar untuk menunggu gilirannya. Sementara untuk yang 12 ini memang program khusus dari dana Otsus,’’terangnya.

Atas bantuan ini, pihak gereja yang menerima menyambut baik dan menyampaikan siap mendukung pemerintah, karena pemerintah adalah wakil Allah yang ada di dunia.

‘’Ini kebanggan bagi kita, karena bupati mau hadir, ini karena campur tangan Tuhan sehingga Bupati datang dan memberikan bantuan, karena kami saat ini sedang membangun gereja, maka bantuan ini sangat membantu dan kami butuhkan, kami sampaikan terimakasih dan kami akan terus mendukung Bupati agar menjadi berkat bagi kabupaten Keerom,’’ungkap Ketua Jemaat Gereja GKI Eklesia, Pdt. Nabot Manufandu.

Hal serupa dikemukakan Ketua Jemaat Gereja Kingmi, Efata, Arso 8, Pdt. Mathias Wetipo.

‘’Kami atas nama Jemaat Kingmi menyampaikan terimakasih kepada Bupati karena dengan program 100 hari kerjanya bisa memberikan bantuan bagi gereja ini. Disaksikan seluruh jemaat pada hari ini, kita menerima bantuan, kami berdoa semoga ini membuka jalan bagi kita dan bagi kabupatan keerom kedepannya,’’ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Jemaat, Gereja GPdI Efata, Arso 8, Pendeta Chabdinus Hisage.

‘’Kami bersyukur kepada Tuhan dan kepada wakil Tuhan, Bupati, yang secara khusus sudah dating untuk membantu kami. Saat ini kami sementara membangun gereja untuk finishing, maka bantuan ini akan kami pergunakan untuk menyelesaikan pembangunan gereja. Kami targetkan 2-3 bulan dari sekarang, pembangunannya sudah selesai. Bupati kami persilakan untuk bisa datang melihatnya,’’pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPdK, menilai positif atas program tersebut.

‘’Saya rasa ini hal yang posistif, karena Bupati memberi perhatian yang besar bagi umat beragama dan sarana peribadahannya, sebelumnya ada safari Ramadhan dan kini bantuan untuk sarana ibadah yang sedang membangun. Hal ini bagus dalam rangka mendukung sarana pembangunan mental spiritual, semoga ini akan memberikan semangat kepada hamba Tuhan dan jemaat dalam meningkatkan pertumbuhan umat sehingga bisa berkontribusi bagi pembangunan di Keerom,’’ujarnya. (arief/lintaspapua.com)


 

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
123