Press Release Papua Language Institute : 51 Putra-Putri Asli Marind Merauke Siap Ikuti Program Studi ke Luar Negeri

0
348
Suasana haru biru menyelimuti bandar udara Mopah Merauke jelang keberangkatan putra-putri Marind ke Jayapura sejak Jumat 25 Juni 2021., (Humas PLI)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – 51 Putra-Putri Marind Diberangkatkan Menuju Jayapura Untuk Mengikuti Persiapan Studi S1 Luar Negeri Program Kerjasama Pemerintah Kabupaten Merauke dan Papua Language Institute

Suasana haru biru menyelimuti bandar udara Mopah Merauke jelang keberangkatan putra-putri Marind ke Jayapura sejak Jumat 25 Juni 2021.

Suasana haru biru menyelimuti bandar udara Mopah Merauke jelang keberangkatan putra-putri Marind ke Jayapura sejak Jumat 25 Juni 2021..

Hampir semua orangtua beserta kerabat yang mengantar para siswa ke bandara menitihkan air mata haru, yang penuh harap dan doa yang tulus, agar anak-anak mereka dapat berhasil dalam mengikuti program persiapan studi luar negeri, yang diselenggarakan atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Merauke dan Papua language Institute (PLI) ini.

Hal ini disampaikan Head of Media & Public Relation Papua Language Institute (PLI), Abdiel F. Tanias. kepada media, Sabtu, 26 Juni 2021, sekaligus mejelaskan,  bahwa  kemarin dan hari ini, seluruh calon mahasiswa S1 yang telah dinyatakan Lulus dalam proses seleksi program persiapan studi luar negeri, diberangkatkan ke Jayapura.

Hari ini adalah keberangkatan kloter kedua siswa-siswi PLI asal suku Marind ini. Sebelumnya pada 25 Juni 2021 rombongan siswa kloter pertama telah diberangkatkan ke Jayapura dengan didampingi oleh Tim PLI Merauke Abinus Sama beserta keluarga, yang sekaligus akan mendampingi putra-putri Marind ini selama proses belajar selama satu tahun ke depan di pusat studi PLI Jayapura.

Sebagaimana kita ketahui bersama, pasca dilakukannya penandatanganan MOU pada 7 Mei 2021 lalu, proses seleksi calon siswa untuk program ini langsung dilakukan seperti, tes akademik yang melingkupi tes bahasa, sains, dan pengetahuan umum, tserta es wawancara dan tes Kesehatan. 51 orang calon mahasiswa S1 ini adalah orang-orang yang telah mengikuti seluruh proses seleksi dan telah secara resmi dinyatakan lulus, serta memenuhi persyaratan untuk dibina di Pusat Studi PLI di Jayapura.

Sementara itu, 13 orang calon mahasiswa pasca sarjana (S2) yang juga telah dinyatakan lulus dalam program persiapan studi luar negeri ini akan diberangkatkan menyusul.

Dengan didampingi oleh kepala humas PLI Jayapura Abdiel F. Tanias, tim PLI Merauke Simon Petrus Balaigaize, dan Agustinus Mahuse, Fransiskus Ciwe sebagai perwakilan pemkab Merauke memberi arahan dan pesan dari Bapak Bupati Romanus Mbaraka kepada para siswa PLI asal Merauke beserta segenap keluarga yang turut mengantar di bandar udara Mopah.

Secara langsung, ia menyampaikan bahwa “Bupati Merauke mendukung penuh keberangkatan para siswa untuk dibina di PLI, meski Bapak Bupati tidak dapat hadir secara langsung untuk melepas keberangkatan adik-adik. Kami berharap adik-adik selama berada di Jayapura nanti benar-benar komitmen dalam mengikuti segala proses belajar dan sistem kerja PLI.”

hal senada juga dikemukakan oleh Simon Petrus balagaize sesaat sebelum rombongan siswa berpamitan kepada orangtua, keluarga dan kerabat yang mengantar mereka ke bandara.

“Kalian selama di sana fokus belajar, jangan sedikit-sedikit ada maslah langsung minta pulang. Saya bersama tim PLI Merauke akan terus mendampingi adik adik-adik di sepanjang proses ini nanti, jd jangan khawatir.”

Semantara itu,  Agustinus Mahuse meminta agar orangtua mendoakan dan memberi dukungan atas program yang sedang diikuti anak-anak mereka.

Ia menegaskan agar para orangtua juga tidak mengirimkan berita-berita yang tidak perlu, yang bisa mengganggu proses belajar anak-anak selama di Jayapura nanti.

Sehari sebelumnya 24 Juni 2021 sekitar pukul 10.00 WIT, bertempat di aula SMAN 1 Merauke, telah dilakukan pertemuan dengan seluruh peserta program persiapan studi luar negeri untuk S! ini bersama para orangtua yang hadir mendampingi.

cCEO PLI, Samuel Tabuni mengatakan,  bahwa, para siswa ini harus segera diberangkatkan ke Jayapura sebelum diberlakukan lockdown wilayah akibat pendemi covid-19, yang berpotensi menghambat proses persiapan para siswa untuk mengikuti program beasiswa.

“Adik-adik siap untuk berangkat ya! Jangan lupa untuk membawa berkas-berkas yang diperlukan dan barang secukupnya untuk kebutuhan adik-adik selama nanti dibina di Jayapura. Kami dari PLI dan pemkab Merauke melalui Bapak Bupati, dengan pertolongan TUHAN akan terus berupaya agar program ini bisa memberi manfaat bagi adik-adik dan masyarakat Merauke., ujar Samuel Tabuni.

Pada saat yang sama, CEO PLI ini juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Merauke, secara khusus kepada Bapak Bupati Romanus Mbaraka, atas terlaksananya program Kerjasama ini, seraya mengajak seluruh siswa untuk turut mendoakan Bapak Bupati Roamanus agar selalu sehat dan senantiasa diberkati dalam tugas dan pelayanannya.

Di sela-sela arahan kepada para siswa oleh CEO PLI, Bapak kepala sekolah SMAN 1 Merauke pun turut memberikan nasihat kepada para siswa yang akan berangkat.

“Saya berharap kalian yang telah terpilih ini benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri untuk nantinya Kembali dan membangun Merauke, di sana kalian harus rajin belajar supaya bisa lolos mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri dan berhasil” tegas Sergius Womsiwor yang juga telah memberikan tempat SMAN 1 Merauke sebagai lokasi pelaksanaan seleksi akademik, dan wawancara program ini. (Media & Public Relation PLI)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here