Sonny Wanimbo Bantah Tuduhan Penyuplai Dana Ke KKB

0
117

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Sonny A. Wanimbo buka suara soal tudingan dirinya sebagai penyuplai anggaran sebesar Rp. 370 juta kepada KKB untui membeli amunisi dan senjata api.

Kepada wartawan di Jayapura, Sabtu (19/6) dirinya membantah tudingan tersebut. Dirinya menegaskan tidak mengenal Ratius Murib alias Neson Murib yang diamankan Satgas Nemangkawi. Ratius Murib sendiri orang yang menerima uang ratusan juta rupiah tersebut.

“Saya tegaskan, saya tidak mengenal tersangka Ratius Murib. Saya juga tidak tahu sampai berita ini viral, terus saudara ini (Ratius Murib) sesungguhnya saya tidak kenal,” katanya didampingi tim kuasa hukumnya.

Dirinya juga, membantah pernyataan dari pihak Kepolisian (Satgas Nemangkawi) di media yang menyebutkan, ada salah satu orang yang telah ditangkap membawa uang oleh Satgas Nemangkawi.

“Orang itu pada saat di interogasi menyebut nama saya di dalam pemberitaan, ungkapnya.

Ditegaskan Sony, dirinya tidak pernah kuliah di Bali seperti pemberitaan di beberapa media massa maupun online dan itu sudah sangat salah.

“tu salah ya, karena saya kuliah di Jakarta. Saya juga tidak pernah transfer, tidak pernah pindah-pindah kuliah, saya kuliah di Jakarta dan sekarang status saya masih mahasiswa Pascasarjana Strata Dua di salah satu universitas di Jakarta,” tegasnya.

Sony menyampaikan, apabila pihak keamanan dalam hal ini penyidik kepolisian meminta dirinya untuk menunjukkan bukti terkait keaktifannya di universitas tersebut dirinya siap menyerahkan ijazah sarjananya ke polisi.

“Kemudian yang kedua ingin saya sampaikan disini, bahwa saya tidak pernah kenal orang ini. Kenalpun saja tidak, terus saya tidak pernah ketemu maupun tatap muka secara langsung pun tidak pernah. Sampai sekarang saya belum dapat surat panggilan dari Polda, tapi di dalam pemberitaan itu sudah keluar yang tidak sebut oknum atau alias maupun lain-lain. Namun nama saya sudah disebutkan, padahal pemanggilan saja belum, penahanan belum, tersangka juga belum,” bebernya.

Sony menilai pihak keamanan tidak melihat hal ini secara baik. Sebeb menurutnya dalam hal ini dirinya belum menjadi tersangka.

“Berarti ini kategori sudah mencemarkan nama baik saya dan pembunuhan karakter secara sistematis kepada diri saya,” tegasnya.

Ia berharap terkait keterangan dari si pelaku (Neson) dan jika dipanngil, dirinya siap memberikan keterangan kepada kepolisian.

“Apabila kalau besok ada surat pemanggilan dari Polda, saya bisa memberikan keterangan lebih jelas di Polda,” tuturnya.

“tulah keterlambatan saya karena di daerah, terus kurang dapat informasi. Jadi ini beberapa hari kemarin lalu baru saya dapat informasi, bahwa ada berita seperti ini. Akhirnya saya baru tahu dan jaringan disana juga susah, apalagi di pedalaman. Untuk telepon biasa juga agak susah, sehingga saya baru sampai di Jayapura. Untuk ke depan mungkin kita akan ambil langkah bersama dengan kuasa hukum,” tukas Sonny Wanimbo. (Gracio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here