Dirjen Bimas Kristen : Pendekatan Agama Sebuah Resolusi Konflik Untuk Memujudkan Papua Tanah Damai

0
194
Dirjen Bimas Kristen : Pendekatan Agama Sebuah Resolusi Konflik Untuk Memujudkan Papua Tanah Damai. Richard (LPC)
Dirjen Bimas Kristen : Pendekatan Agama Sebuah Resolusi Konflik Untuk Memujudkan Papua Tanah Damai. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Dirjen Bimas Kristen) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si, saat memberikan materi, mewakili Menteri Agama Republik Indonesia, pada Konperda III GAMKI Papua 2021, Sabtu 12 Juni 2021, di Hotel Horizon Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, mengatakan, ideal dalam melihat dan menyesaikan persoalan di Papua, yakni pendekatan agama sebuah resolusi konflik untuk memujudkan Papua tanah damai.

“Di Papua dikenal dengan tiga tungkunya, yang terdiri dari, Adat, Agama, dan Pemerintah. Dan bagi kami (Kementerian Agama RI), dalam melihat dan menyesaikan persoalan di Papua, dengan cara pendekatan agama sebuah resolusi konflik untuk memujudkan Papua tanah damai”, kata Dirjen Bimas Kristen, Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si, didepan puluhan utusan peserta Konperda GAMKI III Papua, dari 20 DPC GAMKI Kabupaten/kota di Papua.

Dirjen Bimas Kristen : Pendekatan Agama Sebuah Resolusi Konflik Untuk Memujudkan Papua Tanah Damai. Richard (LPC)
Dirjen Bimas Kristen : Pendekatan Agama Sebuah Resolusi Konflik Untuk Memujudkan Papua Tanah Damai. Richard (LPC)

Pesan, Dirjen Bimas Kristen itu, jika dari hasil Konperda GAMKI III Papua ini, ada melahirkan berbagai rekomendasi tentang perpektif Papua, dan berbagai dinamika di Papua, serta persoalan dan jalan solusi permasalahan di Papua, bisa dikirimkan kepada Pemerintah Pusat melalui para menterinya, juga DPR RI, Pemerintah Daerah, sehingga bisa mencari jalan solusi bersama untuk kedamaian di Papua. Ujarnya. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here