Mewakili Gubernur Papua, Sekretaris Kesbangpol Buka Kegitan Konperda III GAMKI Papua

0
198
Tampak Sekretaris Kesbangpol Provinsi Papua, Ch. Maran, saat menabuh tifa tanda membukanya Kegitan Konperda III GAMKI Papua. Richard (LPC)
Tampak Sekretaris Kesbangpol Provinsi Papua, Ch. Maran, saat menabuh tifa tanda membukanya Kegitan Konperda III GAMKI Papua. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Mewakili Gurbenur Papua, Lukas Enembe, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua, Kamis 10 Juni 2021, secara resmi membuka kegiatan Konperensi Daerah (Konperda) III Gerakan Ankatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Papua, yang beralnsung di Hotel Horizon Kotaraja, Kota Jayapura, Papua.

Sekretaris Kesbangpol Provinsi Papua, Ch. Maran, saat membaca sambutan Gurbenur Papua, Lukas Enembe, mengatakan, sebagai anak bangsa pemuda kristen yang terdiri dari berbagai suku orang asli Papua dan non Papua di tanah Papua yang tergabung dalam organisasi GAMKI, yang belum lama mengenal transformasi kultur modern. Kepercayaan yang diberikan oleh organisasi GAMKI, merupakan sebuah kehormatan dan juga tantangan yang harus dipikul, dengan sengenap jiwa dan raga. Beberapa realitas yang hadapi oleh angkatan muda kristen Indonesia, yang dihadapkan pada tantangan temporer saat ini, baik itu dalam aspek sosial kebudyaan, kebangsaan, bernegara, dan juga interaksi terhadap komunitas global.

Sebut, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Papua, ada berapa isu penting yang menjadi perhatian utama bagi angkatan muda kristen Indonesia adalah, Pertama, Ekstrimisme menjadi ancaman nyata kemanusian dan semua ajaran agama. Kedua, Semakin termiskinnya nila-nilai moralitas ditenggah-tenggah kehidupan masyarakat. Ketiga, Lahirnya generasi milenial kristen yang terpapar dengan (“Open Ideologi”)  yang dapat merusak nila-nilai keimanan. Empat, Kewajiban untuk tetap menjaga domokrasi indonesia. Lima, Kerukunan dan toleransi yang harus diperkuat di tenggah menguatnya politik identitas. Enam Masalah kesenjangan dan kemiskinan yang semakin melebar. Tujuh, Eksploitasi sumber daya alam yang sudah melampaui daya dukung lingkungan dan mengancam masyarakat adat yang sebagian besar merupakan masyarakat binaan gereja yang tersebar di berbagai wilayah adat di seluruh Indonesia. Delapan, isu-isu pelanggaran HAM yang masih terjadi di Tanah Papua dan sejumlah daerah lainnya.

Untuk itu, pesan Gurbenur Papua, GAMKI seluruh Indonesia dan khususnya Provinsi Papua untuk berperan aktif dalam menyukseskan acara PON XX 2021 di Tanah Papua. Dukungan GAMKI terhadap upaya suksesnya PON XX ini, dengan demikian kita secara bersama menunjukan dari timur persada untuk membangun Indonesia sebagai satu bangsa yang utuh. GAMKI harus terlibat menciptakan persaudaraan yang erat dan perdamaian yang abadi.

GAMKI menjadi organisasi kepemudaan kristen yang mampu menjawab tantangan keumatan di abad milenial, menjadi duta gereja dalam pergerakan kepemudaan yang relegius berkontribusi bagi terpeliharanya kerukunan antar umat beragama. Dan berperan bagi penguatan demokrasi hak asasi manusia, serta peran strategis, untuk mengawal persoalan kebangsaan dan bernegara. Ujar Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua itu. (Richard/Lintas Papua

    

  

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here