Komjen Pol. Paulus Waterpauw : Lebel Teroris Hanya Buat KKB Bukan Untuk OAP

0
66

JAKARTA (LINTAS PAPUA) – Kepala Badan Intelejen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol.Paulus Waterpauw, menjadi narasumber dalam dialog Kebangsaan Lintas Generasi Papua.

Kegiatan yang mengusung tema “Masih Saktikah Pancasila Meredam Isu Separatisme dan Terorisme di Bumi Cenderawasih” tersebut dihadiri  80 peserta di Gedung GWS FK UKI, Cawang, Jaktim dan lk 120 orang secara online (zoom meeting), Kamis (3/6/2021).

Selain itu narasumber yang juga hadir yakni, Ambassador Freddy Numberi (Ketum FORSEMI Papua), Yenny Wahid (Ketua The Yenny Wahid Institute), Dr. Melyana Pugu (Ketua Pusat Studi Indo Pasifik Uncen) dan
Prof. Cahyo Pamungkas (LIPI), dengan dipandu oleh Dr. Angel Damyanti & Dr. Rini S Mondow,b(Ketua Pusat Kajian UI)

Dalam kesempatan tersebut, Komjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, menyampaikan akar permasalahan di Papua, sejak awal era reformasi hingga saat ini, hingga penetapan teroris dari pemerintah kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, dimana aksi KKB sudah masuk ke tahap brutal.

Menurutnya, permasalahan Papua terkini berawal dari adanya reformasi dimana dampak reformasi memberikan ruang demokrasi & adanya tuntutan keadilan di tanah Papua.

“Labelisasi terorisme yg muncul hanya ditujukan kepada  kelompok- kelompok  tertentu, tidak untuk OAP (Orang Asli Papua). Dimana aksi mereka ini sudah keluar dari adat dan masuk ke tahap brutal. Namun ini dimanfaatkan untuk propaganda para kelompok tertentu,” ujar Kabaintelkam.

Oleh karena itu kata Kabaintelkam,  jika ingin menyelesaikan permasalahan Papua, maka dibutuhkan peran Pemerintah, Majelis Rakyat Papua (MRP) sebagai perwakilan kultur masyarakat perempuan di Papua, serta DPRP.

Sementara itu, Ambassador Freddy Numberi, mengakui Musuh bersama saat ini adalah korupsi.

“KKN, hal ini perlu bersatu untuk memeranginya,”  katanya. (Gracio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here