Sambangi DPRD, Asosiasi Karyawan Bandara Sentani Tagih Janji Bupati Jayapura

0
37

Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Jayapura Yohannis Hikoyabi didampingi dua anggota DPRD Kabupaten Jayapura lainnya, saat menerima aspirasi dari Asosiasi Karyawan dan Karyawati Papua Bandar Udara Klas I Sentani yang diserahkan langsung oleh ketuanya Benny Y. Suebu. (Irfan/lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Ratusan orang yang tergabung dalam Asosiasi Karyawan dan Karyawati Papua Bandar Udara Klas I Sentani mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura, Senin (26/4/2021).

Aksi para calon karyawan/ti bagian keamanan bandara (Aviation Security) yang direkrut oleh Asosiasi Karyawan dan Karyawati Papua Bandar Udara Klas I Sentani tersebut menuntut janji Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Bupati Jayapura terkait mendidik dan membina anak-anak Papua dari lembaga ini di Poltekbang Papua, untuk menjadi karyawan atau karyawati di Bandara Sentani.

Mereka diterima langsung oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Jayapura Yohannis Hikoyabi bersama dua orang anggota DPRD lainnya yakni Lerry Patrix Suebu dan Martheis Lewerissa.

“Hasil aspirasi mereka sudah sampaikan tadi, di mana mereka minta agar ada perhatian dari pihak Pemda sesuai dengan janji yang pernah disampaikan ke mereka. Karena mereka dari asosiasi karyawan dan karyawati (Avsec) bandara sudah pernah melakukan MoU dengan Pemkab Jayapura, sehingga kami anggota Dewan yang ada ini menerima mereka guna menampung aspirasi mereka,” kata pria yang akrab disapa Anis usai menerima asosiasi tersebut, di Ruang Sidang kantor DPRD setempat.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Karyawan dan Karyawati Papua Bandar Udara Klas I Sentani, Benny Y. Suebu menyampaikan pihaknya datang ke kantor Dewan ini untuk menagih janji Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura.

“Kalau untuk kegiatan hari ini untuk saya dapat jawaban, karena selama ini tidak ada jawaban pasti dari pemerintah daerah. Jawaban itu terkait dari 300 orang yang akan dilatih atau untuk ikut pendidikan, terus turun 210 orang juga tidak ada jawaban sampai saat ini,” jelasnya.
Karena menurutnya, Bupati Jayapura sebelumnya dalam MoU sempat berjanji akan dibina dan dilatih di Poltekbang Papua.

“Justru itu hari ini kami datang untuk tahu jawabannya, namun tadi dalam pertemuan dengan DPRD Kabupaten Jayapura disampaikan akan dilakukan pertemuan lanjutan pada hari Kamis (29/4) nanti, sehingga hari Kamis itu saya harus dapat jawaban yang pasti. Bukan lagi bicara, tapi harus dapat jawaban pasti,” tegasnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, M.KP, menyampaikan bahwa pihak Asosiasi Karyawan dan Karyawati Papua Bandar Udara Klas I Sentani itu harus langsung bicara dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura.
“Jadi dia (asosiasi) tidak perlu bicara dengan saya soal ini, tapi langsung bicara ke Pemda. Karena MoU itu kan Pemda Kabupaten Jayapura dengan Poltekbang Papua di tahun 2019 lalu,” ujarnya saat dihubungi wartawan media online ini via telepon seluler, Senin (26/4/2021) malam.

“Uangnya sudah ada to, tinggal dia kirim nama-nama yang mau dilatih. Hal ini sudah lama kita bicara. Uangnya itu ada 1,3 miliar rupiah, karena ada refocusing sekitar 30 persen, jadi tinggal 900 juta, kemudian dorang punya anak-anak (calonkaryawan/ti) itu ada 300, terus Komis A DPRD kesana bicara dengan mereka tinggal 210. Mekanisme yang turun (berkurang) sampai 90 itu kita tidak tahu, karena kita tidak ada urusan dengan internal asosiasi tersebut,” sambung pria yang pernah menjabat Kepala Distrik Sentani itu.

Sebelumnya pernah diberitakan, bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura mendorong 300 calon karyawan/ti bagian keamanan bandara (Aviation Security) yang di rekrut Asosiasi Karyawan dan Karyawati Papua Bandara Sentani, untuk segera mengambil lisensi dasar penerbangan di Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Papua.
Pernyataan ini di sampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw saat di temui Sabtu (17/10/2020) lalu di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Sejak dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jayapura, Alfons mendapatkan surat tugas dari Bupati Jayapura, untuk meninjau kegiatan asosiasi yang merekrut ratusan anak muda dari lima (5) kampung yang memiliki hak ulayat di kawasan Bandara Udara Sentani.
“Kita tidak persoalkan apa yang di lakukan asosiasi, tidak usah ada perdebatan itu lagi. Sekarang kita dorong saja keterlibatan Politekbang untuk pelayanan,” ungkapnya. (Irf)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here