Faktor Tuan Rumah, Forki Papua Optimis Bisa Raih Lebih Dari Dua Emas Di PON XX

0
273

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Papua optimis bisa meraih medali emas lebih dari yang ditargetkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021.

PON XX Papua akan berlangsung pada 2-15 Oktober mendatang. Sejauh ini atlet karate tuan rumah sudah memulai persiapan untuk bertanding pada ajang tersebut. Salah satunya akan melakukan tes event.

Ketua Pengprov Forki Papua, Kristhina Mano kepada wartawan di Jayapura, Kamis, (22/4/2021) mengatakan cabang olahraga (Cabor) Karate, menargetkan dua medali emas di PON XX. Akan tetapi faktor Papua sebagai tuan rumah bukan tak mungkin atlet Karate bisa meraih lebih dari dua medeli emas.

“KONI Papua dan juga pengurus Pengprov Forki sudah bersepakat bahwa target pada PON XX, cabor karate mendapat dua medali emas, tetapi sebagai tuan rumah tentu saja kita punya Ambisi yang kuat,”

“Kita bisa mendapatkan emas lebih dari 2 kenapa tidak,” kata Kristhin Mano.

Namun, jelas Kristhin untuk bisa berbicara banyak di ajang empat tahunan tersebut tentunya perlu kesiapan dari atlet. Selain tes event atlet juga perlu melakukan uji tanding. Untuk itu ia meminta dukungan dari KONI Papua untuk try out ke Bali.

Menurutnya, para atlet sangat membutuhkan lawan tanding untuk mencapai prestasi terbaik di PON XX. Apalagi kata perempuan blasteran NTT-Jayapura itu, calon lawan nanti merupakan Karate pelatnas Sea Games 2021. Sehingga KONI Papua dapat merestui rencana tersebut.

“Selama ini mereka (para atlet) hanya melakukan latihan mandiri di kota Jayapura, sehingga kami rasa kita harus try out ke luar,” ujarnya.

Perhatikan Hak Pelatih Dan Atlet Karate

Dalam upaya mempersiapkan atlet Karate di PON XX, Kristhina meminta KONI Papua memperhatikan hak dari pelatih maupun atlet. Kata dia, Pengprov Forki Papua telah meminta agar atlet memberikan yang terbaik kepada masyarakat di bumi cenderawsih, dan mereka menyatakan siap untuk itu.

“Tetapi berpulang lagi kepada KONI Papua Apakah atlet Forki maupun pelatih sudah diperhatikan dengan baik atau tidak,”

“Kita ingin mereka memberikan yang terbaik tetapi tentu saja kita juga harus memberikan kepada mereka yang terbaik. Pengurus sudah bersepakat demikian Tetapi kalau lebih itu juga kita bersyukur,” ungkapnya.

Sehingga, dirinya berharap KONI Papua dapat memperhatikan hal tersebut.

Persiapan Atlet Karate Papua

Untuk menyumbangkan medali emas lebih dari yang sudah disepakati, para atlet cabor karate tentu memerlukan uji tanding untuk mengukur kemampuan. Salah satunya adalah try out ke luar Papua.

Pelatih kepala Karate Papua, Zakarias M. Sogorom menilai, try out merupakan hal penting sebelum pertandingan resmi di PON nanti.

“Atlet kita butuh jam terbang bertanding, mereka sudah cukup lama di Jayapura, sehingga harus ada try out ke luar Papua untuk mempersiapkan diri saat pertandingan nanti di PON,” katanya.

“Try out ini kan kita pelatih bisa lakukan evaluasi untuk membuat program kerja baru dalam mempersiakan atlet untuk meraih prestasi yang masksimal di PON,” katanya lagi.

Sedangkan, untuk persiapan khusus dari atlet, Zakarias menerangkan akan dilakukan dua bulan sebelum pertandingan di PON XX. Dalam persiapan itu akan memperbaiki teknik dan mempertajam apa saja yang menjadi senjata andalan dari para atlet.

“Nanti bulan Juli, persiapan khusus bagi atlet, ini yang penting jadi atlet sebelum itu harus berlatih banyak lakukan uji tanding sehingga mereka tahu kemampuan mereka sampai di mana mereka bisa mengetahui kekurangan sehingga waktu pertandingan nanti sudah bisa mengantisipasi,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pada PON XX nanti, tim Karate Papua akan mengikuti17 kelas yang dipertandingkan dan diikuti sebanyak 17 atlet. (Gracio)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here