HUT ke-37, Jemaat GKI Betlehem di Keerom Gelar Jalan Santai dan Bersih-Bersih

0
107

Para warga jemaat Gereja GKI Betlehem, Sanggaria, Arso 1, melakukan kegiatan jalan santai dan memunguti sampah di jalan kampung sebagai rangkaian kegiatan HUT Gereja Betlehem ke-37, pada Sabtu (17/4/2021) kemarin. (Arief/lintaspapua.com)

Pdt. Debbie Wattimena : Agar Memperkuat Persekutuan Sekaligus Cinta Kebersihan dan Peduli Lingkungan.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Sebagai rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT ke-37 Gereja GKI Betlehem Kampung Sanggaria, Arso 1, warga jemaat gereja tersebut mengikuti ‘’Jalan Santai bersih-Bersih’’ yang dilaksanakan di jalan kampung sekitar gereja pada Sabtu (17/4/21) sore kemarin.

Ketua Majelis Jemaat, Pdt. Debbie Wattimena. (Arief/lintaspapua.com)

Dalam kegiatan ini, puluhan warga jemaat berjalan kaki sambil membawa plastik atau karung untuk memunguti sampah yang ditemukan di jalan-jalan kampung. Ditemani mobil yang memutar lagu-lagu rohani, warga berjalan dan memunguti sampah dengan rute dari Jalan Depan Gereja Betlehem — Jalan Wijayakusuma – Jalan Melati Barat – Jalan Nusa Indah – dan kembali ke Gereja Betlehem.

Turut serta dalam kegiatan tersebut, Ketua Majelis Jemaat, Pdt. Debbie Wattimena, Ketua Panitia, Bpk. Sirep, Wakil Ketua Klasis GKI Keerom, Pdt. Chris Abaa, sesepuh gereja, Pdt. Yohanis Seranik, Kepala Kampung Sanggaria, Puji Wahyono, dan lainnya.

Suasana Kerja Bersih Bersih Lingkungan. Pdt. Debbie Wattimena : Agar Memperkuat Persekutuan Sekaligus Cinta Kebersihan dan Peduli Lingkungan. (Arief/lintaspapua.com)
Para warga jemaat Gereja GKI Betlehem, Sanggaria, Arso 1, melakukan kegiatan jalan santai dan memunguti sampah di jalan. (Arief/lintaspapua.com)

Usai jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan mengambilan door prize serta menggelar pertandingan bola volley persahabatan antara warga jemaat arso 1 dan warga jemaat Arso 7. Kegiatan berlangsung semarak dan memupuk semangat bersahabatan.

Ketua Panitia HUT ke-37 GKI Betlehem, Sirep Budiono. (Arief/lintaspapua.com)

Ketua Panitia HUT ke-37 GKI Betlehem, Sirep Budiono, mengemukakan kegiatan yang digelar dalam rangka HUT kali ini memang dibatasi karena di masa pandemic Covid. ‘’Kegiatan digelar terbatas namun tujuannya adalah untuk mengingatkan generasi muda bahwa gereja kampung Sanggaria sudah berusia 37 tahun,’’ujarnya.

Sementara Ketua Majelis Jemaat, Pdt. Debbie Wattimena, menjelaskan HUT Gereja Betlehem sebenarnya jatuh pada tanggal 15, namun dilaksanakan dalam rangkaian dan jalan santai bersih bersih, dan beberapa kegiatan lain hingga puncak acara pada hari Minggu (18/4/21) dilaksanakan dalam bentuk ibadah.

‘’Kegiatan jalan santai sekaligus angkat sampah ini dipilih sebagai bentuk pembelajaran kepada generasi muda untuk selalu menjaga kebersihan dan peduli akan lingkungan. Selain itu diharapkan dengan kegiatan ini membuat kita semakin kuat dalam persekutuan serta kebersamaan dengan Bhakti sosial seperti ini,’’ujarnya.

Wakil Ketua Klasis, Pdt Cris Abaa. (Arief/lintaspapua.com)

Sedangkan mewakili GKI Klasis Keerom, Wakil Ketua Klasis, Pdt Cris Abaa, menyampaikan bahwa ulang tahun memang patut dirayakan setiap orang termasuk gereja, apalagi gereja GKI Betlehem Arso I, termasuk salah satu gereja GKI tertua di Keerom.

‘’Di HUT Gereja, kami menghimbau agar warga jemaat tetap semangat secara rohani untuk bekerja melayani dan secara jasmani rajin terus bermasyarakat, bersosialisasi dan turut berperan dalam pembangunan dan bekerjasama dengan semua pihak. Kami juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan bagi umat muslim di seluruh Keerom,’’ungkapnya.

 

salah satu sesepuh gereja, Pdt. Yohanis Seranik. (Arief/lintaspapua.com)
Para warga jemaat Gereja GKI Betlehem, Sanggaria, Arso 1, melakukan kegiatan jalan santai dan memunguti sampah di jalan. (Arief/lintaspapua.com)

Selain itu, salah satu sesepuh gereja, Pdt. Yohanis Seranik, menyampaikan bahwa kondisi gereja dan jemaat saat ini telah mengalami banyak perkembangan. ‘’Ini hal yang baik dan patut disyukuri serta hal baik yang harus dilakukan terus menerus, juga gereja dan masjid di Sanggaria bisa sama-sama memperhatikan masalah sampah di Kampung Sanggaria,’’pungkasnya. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here