BERSERU KEPADA TUHAN

0
80

BERSERU KEPADA TUHAN

Mazmur 40.12-14: Engkau, Tuhan, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu; Sebab malapetaka mengepung aku…berkenanlah kiranya Engkau ya Tuhan, untuk melepaskan aku; Tuhan, segeralah menolong aku.

Pengalaman hidup Daud telah menjadikannya sebagai figur besar yang patut diteladani dalam mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan yang tertuang dalam kitab Mazmur. Apa yang terjadi pada hidup Daud dan bagaimana dia merespon benar-benar menggenapi Firman Tuhan bahwa segala sesuatu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Tuhan, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai rencana-Nya (Rm.8.28).

Kesalahan yang dilakukan Daud telah mengakibatkan penderitaan dalam hidupnya tapi bersyukurlah karena pada situasi sulit, dia bukan berputus asa namun mencari, berseru dan mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan. Saudaraku, dari Daud, kita belajar bahwa karya besar yang memberkati banyak orang, bahkan lintas generasi dapat dilahirkan dari kesulitan dan penderitaan hidup.

Jika anda sedang berada dalam masa-masa sulit pada saat ini, justru disinilah waktu dan kesempatan bagi anda untuk menghasilkan karya terbaik yang bukan hanya menghibur, menguatkan diri sendiri tapi juga menjadi berkat bagi orang lain.

Kelemahan-kelemahan kita biasanya memberikan pertolongan secara tak terduga dalam hidup kita. Bisa jadi Beethoven mampu menggubah musik dengan lebih bagus karena dia tuli; Milton bisa mengarang puisi yang begitu indah karena dia buta; Karir Helen Keller yang cemerlang itu mungkin diilhami dan bisa seperti itu karena dia buta dan tuli; Tchaikovsky mengalami kekecewaan besar dalam hidupnya dan hampir bunuh diri karena kehidupan perkawinannya yang tragis. Seandainya ia tidak mengalami hidup yang menyedihkan seperti itu, mungkin ia tak akan mampu menggubah “symphonie pathetique”, simfoni sendu yang abadi itu. (William James). Intinya: karya besar, indah dan memberkati banyak orang dapat dilahirkan dari situasi sulit sepanjang anda berseru, minta pertolongan dan mencurahkan isi hati anda kepada Tuhan, seperti halnya Daud. Amin. (Fredrik J. Pinakunary, 11 April 2021)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here