Jelang Idul Fitri, Mapolda Papua Lakukan  Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Matoa

0
92

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas menjelang Idul Fitri 1442 H tahun 2021 di tengah pandemi covid-19, serta mengetahui kesiapan personil, Kepolisian Daerah (Polda) Papua melakukan Apel gelar Pasukan Operasi Keselamatan Matoa, di lapangan apel Mapolda Papua, Senin (12/4/2021).

Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto memimpin langsung upacara yang dihadiri Pejabat Utama Polda Papua, Perwakilan Pamen, Pama Polda Papua, Perwakilan POM dan TNI AL, perwakilan Jasa Raharja tersebut.

Dalam sambutanya, Wakapolda memaparkan data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2019 sejumlah Rp13.585 kasus us dan pada tahun 2020 sejumlah 17.273 kasus atau ada kenaikan trend (27 %). Teguran tahun 2019 sejumlah 12.866 pelanggaran dan pada tahun 2020 sejumlah 16.128 pelanggaran atau ada kenaikan trend (-25%).

“Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2019 sejumlah 2.224 kejadian pada tahun 2020 sejumlah 1.717 kejadian atau ada penurunan trend (23%). Korban meninggal dunia tahun 2019 sejumlah 283 jiwa dan pada tahun 2020 sejumlah 208 jiwa atau ada penurunan trend (27%),” katanya.

Sementara, korban luka berat tahun 2019 sejumlah 1.165 orang dan pada ada tahun 2020 sejumlah 897 orang atau ada penurunan trend (23%). Korban luka ringan tahun 2019 sejumlah 2.170 orang dan pada tahun 2020 sejumlah 1.778 orang atau pada penurunan trend  (18%).

“Kerugian rupiah tahun 2019 sejumlah Rp. 9.172.308.000 ( sembilan miliar seratus tujuh puluh juta tiga ratus delapan rupiah ) dan pada tahun 2020 sejumlah Rp. 8.228.782.000, (delapan miliar dua ratus dua puluh delapan juta tujuh ratus delapan puluh dua ribu rupiah ) atau ada penurunan trend (10%),” jelasnya.

Menurut Eko, dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut wajib melakukan berbagai upaya untuk menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam Membina dan memelihara kamseltibcarlantas.

Ditambahkan, pelaksanaan operasi keselamatan Matoa 2021 kali ini, diprioritaskan kegiatan Dik lantas yang mampu mewujudkan rasa simpati masyarakat kepada Polri khususnya Polantas. Disamping itu untuk mengedukasi masyarakat agar menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang tertib.

“Adapun cara bertindak dalam operasi keselamatan Matua 2021 antara lain, melaksanakan deteksi dini lidik pengamanan dan penggalangan serta pemetaan lokasi tempat yang rawan terhadap kemacetan pelanggaran dan kecelakaan serta lokasi penyebaran covid-19,” kata Eko.

Ia berharap, pelaksanaan operasi tersebut dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu, meningkatkannya kepatuhan dan disiplin masyarakat tentang protokol kesehatan, menurunkan angka fatalitas korban Laka Lantas dan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang larangan mudik pada Lebaran tahun 2021.

“Kepada masyarakat serta terciptanya kamseltibcarlantas untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran, kecelakaan dan kemacetan lalu lintas dengan harapan terciptanya perubahan mindset berlalu lintas menjadi tertib (revolusi mental),” tandas Eko.

Pelaksanaan Operasi Keselamatan Matoa Tahun 2021 Polda Papua akan dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai hari Senin 12 April s/d minggu 25 April 2021 dan melibatkan sebanyak 564 personil gabungan Polda Papua dan Jajaran. (Gracio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here