Sempat Tertunda Lama, Akhirnya FKUB Keerom Dikukuhkan

0
240

Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, saat mengukuhkan Dewan Penasehat dan Pengurus FKUB Kabupaten Keerom, di Aula Kantor Bupati Keerom, Rabu (7/4/2021). (Arief/lintaspapua.com)

Bupati Keerom : FKUb segera Susun Program yang Menyesuaikan dengan Visi dan Misi Bupati

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Setelah cukup lama tertunda, akhirnya Pengurus dan Dewan Pembina Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Keerom dikukuhkan oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, di Aula Kantor Bupati Keerom pada Rabu (7/4/2021).

Seperti diketahui Pengurus FKUB Keerom ini sebenarnya telah terbentuk pada akhir tahun 2019 namun karena memasuki Pilkada 2020 namun tertunda sehingga baru bisa dikukuhkan oleh Bupati Keerom pada Rabu (7/4) kemarin. Karenanya kepengurusan 2020 — 2025 ini baru bisa dilantik pada tahun 2021 oleh Bupati Keerom.

Adapun pengurus FKUB yang dilantik sebanyak 17 orang, terdiri dari Dewan Penasehat FKUB yang diketahui Wakil Bupati Keerom, Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi, dan Ketua Pengurus FKUB, KH. Nursalim Arrozy. Turut hadir pada acara tersebut, Kapolres Keerom, AKBP. Emile Reisite, Hartanto, SIK, SH.

Bupati Keerom, Piter Gusbager, Shut, MUP,. (Arief/lintaspapua.com)

Bupati Keerom, Piter Gusbager, Shut, MUP, dalam arahannya usai pelantikan mengemukakan FKUB melupakan implementasi dari Peraturan Bersama Menteri (PBM) nomor 9 dan nomor 8 tahun 2006 yang salah satunya berisi tentang pemberdayaan FKUB.

‘’Sebagai Kepala Daerah, saya kukuhkan Pengurus FKUB ini setelah proses pembentukannya kurang lebih dua tahun. Tentunya saya berharap semua agama yang ada di Keerom bisa bergandengan tangan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di Keerom,’’ujarnya.

Ia juga mengingatkan, agar FKUB focus menyelesaikan persoalan-persooalan yang ada di Keerom. ‘’Saya minta agar FKUB segera menyusun program yang selaras dengan visi dan misi Pemkab Keerom dan jangan sibuk dengan persoalan yang ada diluar Keerom tapi fokuslah menyelesaikan persoalan yang ada di Keerom,’’tegasnya.

Sementara itu,  Ketua FKUB Keerom, KH. Nursalim Arrozy, mengemukakan usai pelantikan, maka pihaknya akan menindaklanjuti program kampung kerukunan yang akan segera dicanangkan Juli mendatang. ‘’Tantangan kami kedepan kompleks, untuk itu kami mengharapkan dukungan penuh pemerintah,’’ujarnya.

Ketua Dewan Pembina FKUB Keerom, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi. (Arief/lintaspapua.com)

Sedangkan Ketua Dewan Pembina FKUB Keerom, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi (Wabup Keerom) mengemukakan harapannya agar FKUB yang sebagai wadah organisasi semua agama, agar bisa mengakomodir seluruh kepentingan dan permasalahan agama yang ada di Keerom.

‘’Keberadaan FKUB sangat penting untuk merawat kerukunan, karena Negara Indonesia ini dibangun bukan karena dasar satu agama tertentu namun kumpulan orang-orang yang beragama. Jadi Negara ini dibangun karena dasar keberagaman agama,’’tegasnya. (arief/lintaspapua.com)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here