Perbaikan Tanggul Jadi Solusi Jangka Pendek Atasi Banjir Keerom

0
57

Suasana rapat koordinasi penanganan banjir Keerom antara Pemkab dengan BWS, dan lainnya di Arso Grande Hotel, Yuwanain, Selasa (6/4/2021). (Arief/lintaspapua.com)

Bupati Keerom Pimpin Rapat Terpadu Dengan Pihak Terkait Bahas Penanganan banjir Keerom.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka mencari solusi atas bencana banjir yang melanda Keerom hingga ketiga kalinya, maka Pemkab Keerom melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait diantaranya dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Papua, Balai Perumahan Prov Papua, BPBD Prov Papua dan dinas terkait di jajaran Pemkab Keerom.

Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, memimpin langsung rapat ini didampingi Wakil Bupati, Drs. H. Wahfir Kosasih, SH, MH, MSi. Sementara dari BWS Prov Papua, hadir Kepala Kantor BWS Papua, Nimbrot Rumaropen, ST, MT, juga ada praktisi/akademisi, Zulfikar.

Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP,. (Arief/lintaspapua.com)

Sementara dari jajaran Pemkab Keerom, juga ada Plt. Sekda Keerom, Daniel Pantja Pasanda. Juga ada Kepala BPKAD Keerom, Trisiswanda Indra, Kadis PUPR, Santiago Allelo, Kepala BPBD Farel Simamora, dll.

Setelah mendengarkan paparan dari akademisi tentang banjir di Keerom, diantaranya tentang sumber air dan penyebab air lambat surut, akhirnya rapat memutuskan beberapa hal mulai dari solusi jangka pendek hingga jangka panjang.

‘’Untuk solusi jangka pendek, dalam rapat tadi sudah kita putuskan untuk sementara memperbaiki tanggul yang jebol di kanal kampung Warbo. Selain itu kita akan menanggul luapan air yang menuju ke arso kota dan arso swakarsa,’’ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa Pemkab Keerom akan terus berupaya untuk mencarikan solusi atas bencana bencana alam banjir supaya banjir segera terselesaikan. Untuk itu rapat juga memutuskan beberapa hal prioritas yang akan jadi perhatian pemerintah dalam penanganan banjir yang mana saat ini Kabupaten Keerom telah berada kondisi Perbaikan darurat.

Selain itu, secara jangka panjang aka nada pembuatan kolam retensi atau kolam serapan yang akan dibuat disekitar arso VII, melakukan penebalan pinggiran jalan transpapua, serta pembuatan kanal timur dan kanal barat.

‘’Saya juga minta Dinas PUPR Keerom melihat kemungkinan penggunaan kembali jalur alternative arso III ke KM-09 untuk antisipasi. Yang pasti kami akan berupaya maksimal untuk penanganan banjir di arso. Termasuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir di seluruh Keerom baik di Wilayah I, II dan III,’’pungkas Bupati.

Kepala BWS Papua, Nimbrot Rumaropen, ST, MT,. (Arief/lintaspapua.com)

Sementara itu, Kepala BWS Papua, Nimbrot Rumaropen, ST, MT, mengemukakan dari hasil rapat tersebut diketahui mana yang menjadi porsi pemerintah daerah dan mana yang menjadi kewenangan BWS atau lainnya dalam hal penanganan pasca banjir.

‘’Sesuai hasil rapat dan arahan bupati, hasil pertemuan ini, kami akan segera  melakukan perbaikan-perbaikan. Semoga dua hari kedepan ini cuaca cerah sehingga alat berat kami bisa segera melakukan perbaikan atas tanggul yang ada disekitar Warbo dan sesuai arahan bupati kolam retensi serta kanal timur dan barat akan kita usulkan untuk bisa segera dilaksnakan di tahun 2022,’’ujarnya.

Sementara itu, Kabid RR BPBD Provinsi Papua, Martinus Rumbino ST, mengemukakan pihaknya akan berupaya maksimal untuk terus untuk membantu Keerom termasuk kabupaten lain di Papua  dalam menghadapi situasi kebencanaan. (arief/lintaspapua.com)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here