Jangan Seorangpun Menganggap Engkau Rendah Karena Engkau Muda, Jadilah Teladan bagi Orang – Orang Percaya

0
812

YOUNG MEN

“Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”1 Timotius 4:12

Tema renungan bulan April-Juni 2021 adalah tentang Young Men, yaitu Orang Muda. Kita sama-sama mulai bergerak dari Children to Young Men (Anak-anak menjadi Orang Muda). Inilah masa transisi pertumbuhan kehidupan dari seorang anak menjadi seorang pemuda/i.

Secara fisik pemuda/i mengalami pertumbuhan dan perkembangan, inilah masa transisi yang sedang terjadi dalam kehidupan orang muda.
Sebagai anak-anak, kita diperlakukan sebagai anak-anak. Namun sebagai orang muda, kita seringkali ingin diperlakukan sebagai orang dewasa, padahal orang dewasa seringkali masih menganggap orang muda sebagai anak-anak.

Sementara itu kita ingin dihargai sebagai orang yang sedang bertumbuh dan berkembang, sedangkan orang dewasa seringkali menyepelekan orang muda. Oleh sebab itu sebagai orang muda, kita ingin membuktikan bahwa diri kita tidak layak untuk diremehkan.

Proses perubahan dari anak-anak menjadi pemuda tidak hanya terjadi secara fisik dan mental saja, hal ini berlaku untuk kehidupan manusia secara menyeluruh baik roh, jiwa dan tubuhnya.

Apa yang harus dilakukan orang muda agar ia layak diperhatikan dan diperhitungkan ?


Firman TUHAN mengajarkan kepada kita sebagai orang muda untuk menjadi teladan. Kata teladan diambil dari bahasa Yunani tupos yang memiliki arti: contoh, teladan dan gambaran. Dalam hal apa saja yang harus kita lakukan agar dapat menjadi teladan? Yang pertama, dalam perkataan.

Hendaklah perkataan kita tidak asbun (asal bunyi), namun perkataan yang membangun, menguatkan, menyembuhkan dan memulihkan. Perkataan kita mewakili isi hati dan pikiran kita. Oleh sebab itu kita harus benar-benar menjaga kemurnian dan ketulusan hati kita sehingga perkataan kita benar-benar murni dan tulus.

Yang kedua, dalam tingkah laku. Biasanya apa yang ada dalam hati kita akan nampak lewat perkataan dan tingkah laku kita. Jadi selain menjaga perkataan, kita juga harus menjaga tingkah laku yang mencerminkan diri kita sebagai warga Kerajaan Sorga.

Yang ketiga, dalam kasih. Jika kasih KRISTUS yang menguasai kehidupan kita, maka yang keluar dari perkataan dan tingkah laku kita juga menyatakan kasih KRISTUS. Oleh sebab itu kita harus tinggal dalam kasih KRISTUS untuk menjadi teladan bagi setiap orang yang bergaul dengan kita. Yang keempat, dalam kesetiaan.

Ada banyak orang muda yang pembosan, mereka tidak setia dengan pekerjaan dan pelayanan yang dipercayakan kepada mereka. Namun kita seharusnya belajar setia dalam segala hal yang telah TUHAN percayakan kepada kita. Seringkali kita diuji apakah kita setia melakukan hal-hal yang dipercayakan TUHAN kepada kita. Jadi lihatlah setiap hal yang dipercayakan TUHAN kepada kita adalah alat ujian dari TUHAN untuk melihat kesetiaan kita.

Yang kelima, dalam kesucian. Ketahuilah iblis mengintai kita setiap saat, oleh sebab itu janganlah biarkan diri kita lengah. Berjaga-jagalah setiap saat, jangan biarkan diri kita lengah dan jangan biarkan iblis menggoda kelemahan kita. Jagalah kesucian hati dan hidup kita setiap hari sebab iblis tidak jemu menggoda dan menghancurkan anda.

Kunci menjadi teladan kehidupan adalah memiliki kemauan untuk hidup bergaul dengan TUHAN setiap hari. Kita akan diberkati dengan hikmat TUHAN saat kita bergaul karib dengan TUHAN. (DW)

Questions:
1. Apakah ada yang bisa diteladani dari kehidupan anda saat ini?
2. Mengapa orang muda seringkali diremehkan oleh orang dewasa?

Values:
Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau berkomitmen menjadi teladan bagi sesamanya.

Kunci menjadi teladan kehidupan adalah memiliki kemauan untuk hidup bergaul dengan TUHAN.
“Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita”
__ Efesus 3.20

Apa yang menjadi mimpi besarmu? Ketahuilah bahwa Tuhan rindu mewujudkannya lebih dari sekedar mimpi besarmu; Ia rindu menyatakan kuasanya melalui kehidupanmu.

Pertanyaannya adalah apakah kamu siap menerimanya? apakah kamu percaya bahwa kamu akan menerimanya?

Kenyataannya adalah Tuhan sanggup melakukannya dalam kehidupanmu. Percayalah, terimalah dan bagikanlah itu supaya nama Tuhan dipermuliakan. (***)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here