HATI – HATI DENGAN UCAPAN : Hidup dan Mati Dikuasai Lidah

0
739

HATI-HATI DENGAN UCAPAN

“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”Amsal 18:21

Masih ingatkah dengan pepatah “Mulutmu Harimaumu”? Mulutmu harimaumu artinya segala perkataan yang terlanjur kita keluarkan apabila tidak dipikirkan dahulu akan dapat merugikan diri sendiri.

Melukai hati orang itu amat mudah, tapi bisa menyembuhkan lagi itu amat payah. Berpikirlah sebelum berkata, karena kata maaf belum tentu menyembuhkan luka. Jadi, kata-katamu adalah kualitas dirimu.

Orang dunia menganggap bahwa masa depan mereka ditentukan oleh nasib. Bila nasib baik, masa depannya cerah, sebaliknya bila nasibnya buruk, maka masa depannya menjadi suram. Tetapi sesungguhnya, perkataan manusialah yang menetukan masa depan, entah masa depan itu kehidupan, atau masa depan itu kebinasaan.

Penulis Amsal mengatakan “Hidup mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” Jadi dari apa yang dikatakan oleh mulut kita, itulah yang menentukan masa depan kita. Memang segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang kekal, semuanya selalu berubah. Namun dengan perkataan yang kita ucapkan, kita dapat menciptakan kehidupan ini menjadi baik atau buruk.

Dari kenyataan yang kita lihat, bagi orang yang selalu mengucapkan perkataan yang negatif, selalu kuatir akan hidupnya, selalu mengeluh dan tidak ada ucapan syukur kepada Tuhan, maka kehidupannya menjadi buruk. Hal ini jelas seperti yang dialami Ayub : “Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” (Ayub 3:25).

Karena itu sebagai umat Tuhan, kita tidak lagi secara sembarangan mengucapkan kata-kata. Sebab apa yang kita yakini dan kita ucapkan, tidak saja membawa pengaruh terhadap keadaan jasmani kita, tetapi juga berpengaruh terhadap kehidupan rohani kita.

Marilah, apa pun keadaan kita, persoalan serumit apa pun yang kita hadapi, kita tetap mengucap syukur kepada Allah, dan mulut kita selalu menggemakan kata-kata iman dengan penuh keyakinan bahwa Tuhan akan menolong setiap anak-Nya yang berseru kepada-Nya.

FirmanNya, “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar.” (Yesaya 59:1) Ketika kita dapat mengucap syukur sekalipun keadaan sekitar kita tidak mendukung, maka damai sejahtera Allah akan ada di dalam hidup kita (Yohanes 14:27).

Dan damai sejahtera yang kita terima dari Tuhan berbeda dengan damai sejahtera dari dunia. Jadi pergunakan mulut kita dengan bijak, jangan asal berucap baik untuk diri sendiri maupun terhadap orang lain. Anda setuju? (AU)

Questions:
1. Apa yang dimaksud “Mulutmu harimaumu?
2. Apakah Anda selalu mengucap syukur? Bagaimana cara Anda melakukannya?

Values:
Perkataan Anda bisa membuat masa depan Anda maupun orang lain menjadi cerah atau suram. Bijaklah sebelum berkata-kata!

Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. (Amsal 16:24)
“Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku.”
__ Mazmur 119.93

Tuntunan Tuhan bukan untuk membatasi kita, tetapi untuk melindungi kita. Perintah-Nya, peringatan-Nya, bahkan larangan-Nya, adalah untuk perlindungan dan kesempurnaan kita. Melalui perintah, peringatan dan laranganNya lah kita menemukan kehidupan dan menjaganya.

Hukum Perjanjian Lama memiliki semua jenis hukum bahkan termasuk hukum kebersihan yang mungkin tidak masuk akal sama sekali bagi orang Israel saat itu; sampai ribuan tahun setelah ditulis saat ini kita bisa memahami adanya bakteri dan virus. Selama bertahun-tahun, orang Israel dipelihara oleh perintah Tuhan ketika mereka tidak benar-benar memahami mengapa Tuhan memberikan hukum tersebut sejak awal.

Ia adalah hidup dan Ia yang memberikan hidup; Tuhan mau kita memilih kehidupan. Apa yang diajarkanNya kepada kita adalah untuk memberikan kehidupan dan menjaga kehidupan kita.

Sudahkah kita baca firman hari ini? Pilihlah hidup, pilihlah firman Tuhan. Biarlah dalam setiap langkah kehidupan kita selalu di tuntun oleh FirmanNya. (**)


 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here