Harsiarnas 2021,  Komisioner  KPID Papua  Apresiasi Lembaga Penyiaran di Bumi Cenderawasih

0
273
Komisioner  KPID Papua Bidang Pengawasan Isi Siaran, Jefri Simanjuntak. (Foto Pribadi)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Komisioner  KPID Papua Bidang Pengawasan Isi Siaran, Jefri Simanjuntak mengatakan lembaga penyiaran di Papua telah mengambil bagian dalam mendukung program Pemerintah secara Nasional, sehingga dengan momentum Hari Penyiaran Nasional ke 88 tahun, sangat tepat diberikan apresiasi.

 

Hal ini disampaikan  Komisioner  KPID Papua Bidang Pengawasan Isi Siaran, Jefri Simanjuntak,dalam sebuah keterangan per yang diterima media menyambut Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke 88 tahun pada tanggal 1 Aprill 2021.

 

Mantan Dosen dan Penyiar Radio ini menjelaskan, bahwa peringatan Harsiarnas ke-88 pada tanggal 1 April 2021, dengan tema Nasional “Penyiaran Sebagai Pendorong Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi”.

 

“Tentunya selaras dengan agenda nasional dalam upaya penanggulangan pandemi melalui vaksinasi diharapkan pandemi dapat segera berakhir dan pemulihan ekonomi kembali terdongkrak,” lanjutnya.

 

Jefri Simanjuntak,  selaku Anggota Bidang juga   bersama Koordinator Pengawasan Isi Siaran,  Dr. Nahria, S.Sos, M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa  KPID Papua dalam melakukan Fungsi pengawasan terhadap Media penyiaran di Papua menilai lembaga penyiaran di Papua telah mengambil bagian dalam mendukung program Pemerintah secara Nasional, baik melalui pemberitaan, iklan layanan masyarakat ataupun program siaran lain, sehingga menjadi pendorong bagi masyarakat untuk aktif ambil bagian dalam penanggulangan pandemi di Papua.

 

 

Pada Harsiarnas kali ini, KPID Papua berharap terwujudnya sinergitas dari seluruh insan penyiaran, untuk mengukuhkan eksistensi penyiaran sebagai perekat sosial di tengah masyarakat, sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan, sehingga membantu pemerintah dalam implementasi program pembangunan sesuai Visi Daerah, di Provinsi Papua.

 

 

“KPID terus berharap baik LPP (lembaga Penyiaran Publik) LPS (Lembaga Penyiaran Swasta) dan Kominitas maupun LPB (Lembaga Penyiaran Berlangganan), tetap melaksanakan Fungsinya dalam mengoptimalisasi manfaat penyiaran bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Hal ini mengingat semangat awal penyiaran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun nasionalisme, untuk itu pihaknya mengajak dunia penyiaran di Papua dan Biak Numfor, senantiasa memproduksi konten-konten yang baik dan berkualitas sesuai dengan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

“Momentum Harsiarnas tahun ini mengingatkan industri penyiaran dapat menjadi pendorong program recovery untuk perekonomian nasional, bahkan hingga di daerah. Dalam konteks inilah kita lembaga penyiaran dapat terus menyuarakan upaya bersama baik pemerintah maupun masyarakat dalam hal pemulihan ekonomi. Industri penyiaran juga akan memasuki era penyiaran digital tahun 2022, kami berharap upaya Pemerintah dan lembaga Penyiaran baik milik pemerintah dan Swasta dapat maksimal dalam mempersiapkan hal ini, sehingga pada implementasi Aso (Analog Switch Off) kita di Papua hingga di wilayah Kabupaten kota telah siap,”  ungkapnya.

 

 

KPID Papua meminta, kepada masyarakat  agar dapat  maksimal memanfaatkan dunia penyiaran untuk berinteraksi dan berpartisipasi aktif dalam setiap program siaran.

 

“Sehingga dengan demikian Media ataupun lembaga penyiaran benar-benar maksimal menghadirkan Konten acara yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan semangat lokalitas yang ada,” tandasnya mengakhiri keterangan kepada media. (****)


 

 

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here