Penguatan Lima Langkah Menuju Selamat Untuk Aspek Operasional PT. Freeport Indonesia

0
394

JAKARTA (LINTAS PAPUA) –  Sejalan dengan nilai perusahaan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang dikenal sebagai SINCERE (Safety – Integrity – Commitment – Respect – Excellence), PT Freeport Indonesia menegaskan pentingnya keselamatan dalam segenap aspek operasional di PTFI dengan mengingatkan kembali “Lima Langkah Menuju Selamat”.

Penguatan nilai ini menjadi semakin penting di tengah berlangsungnya pandemi COVID-19, mengingat sebagian cara kerja telah diperbarui untuk mengikuti protokol kesehatan.

Adapun kelima langkah menuju selamat tersebut:

  • Memiliki fisik yang sehat untuk melakukan pekerjaan
  • Mengerti risiko yang akan terjadi saat melaksanakan pekerjaan
  • Melakukan tindakan untuk mengurangi bahaya yang mungkin terjadi
  • Mengenakan alat pelindung diri yang benar untuk pekerjaan
  • Menggunakan peralatan yang benar untuk melakukan pekerjaan

Seiring dengan penegasan kembali lima langkah ini, PTFI juga akan merayakan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional pada 2021secara virtual. Mengusung tema nasional “Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berbudaya K3 Pada Semua Sektor Usaha”, PTFI menyiapkan serangkaian kegiatan untuk mengingatkan seluruh karyawan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari diri sendiri.

Aktivitas Karyawan PT. Freeport Indonesia, sesuai dengan protokol kesehatan. (ISTIMEWA)

PT Freeport Indonesia mengatakan, “Cepat atau lambat, kebiasaan baru akan menjadi kebiasaan yang ‘biasa’ bagi kita semua. Karena itu, kita harus segera membiasakan diri untuk bekerja sesuai protokol keselamatan dan kesehatan. Tidak ada yang bisa dinomorduakan; keduanya sama pentingnya. Kami berharap penguatan protokol ini akan membantu PTFI untuk mencapai zero fatalities”.

 

Mari Bersatu untuk Melewati Masa Sulit Ini

Freeport Indonesia memantau perkembangan seputar wabah COVID-19. Prioritas kami adalah untuk melindungi kesehatan dan keselamatan karyawan kami dan untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman. Tim manajemen Freeport Indonesia telah bekerja di seluruh divisi untuk memastikan semua protokol dan tindakan pencegahan keselamatan tersedia.

Sangatlah penting bahwa semua karyawan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan bersatu dalam upaya untuk mengikuti rekomendasi yang dibuat oleh otoritas kesehatan daerah dan Pemerintah Republik Indonesia untuk membantu memperlambat penyebaran virus. Upaya kolaboratif ini termasuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi potensi kontak antara orang-orang serta mempraktikkan kebersihan yang baik, perlindungan diri dan pemantauan diri.

Kami menginvestasikan banyak sumber daya dan memberikan informasi kepada karyawan kami tentang perlunya penerapan praktik-praktik tersebut, untuk berkorban demi kebaikan semua orang, dan untuk bertanggung jawab atas tindakan karyawan dan timnya.

Setelah ini dilakukan dan karyawan kami menjadi paham dan mendukung, kami dapat mengambil sejumlah langkah mitigasi berikutnya, termasuk

PT. Freeport Indonesia juga telah menyediakan sistem dan peralatan medis yang baik untuk mendeteksi dini penularan virus ini dan juga telah mengarahkan semua kita untuk mengikuti protokol-protokol kesehatan yang ada. (CorCom PTFI)
PT. Freeport Indonesia juga telah menyediakan sistem dan peralatan medis yang baik untuk mendeteksi dini penularan virus ini dan juga telah mengarahkan semua kita untuk mengikuti protokol-protokol kesehatan yang ada. (CorCom PTFI)
  • Mengisolasi Tembagapura, area operasi kami, dengan melarang semua perjalanan/kunjungan.
  • Menerapkan jarak fisik sedapat mungkin, seperti dengan menutup sekolah, restoran, fasilitas olahraga, dan tempat umum lainnya. Pembatasan jarak yang sama diterapkan pula dalam trem dan bus karyawan yang hanya beroperasi di dalam area kerja.
  • Meningkatkan standar kebersihan dan kesehatan kita dengan menyemprotkan disinfektan di lingkungan kerja, serta mengukur suhu karyawan di terminal bus kota dan pintu masuk perusahaan lainnya
  • Memastikan prosedur medis dan fasilitas perawatan memenuhi rekomendasi Pemerintah, seperti dengan menambah jumlah peralatan medis (termasuk Alat Pelindung Diri dan ventilator), menerapkan Mass Rapid Testing, serta membawa peralatan pengujian dan kit pengujian Polymerase Chain Reaction (PCR).
  • Mempersiapkan fasilitas karantina dan isolasi, serta menerapkan prosedur seperti yang disarankan oleh Pemerintah.

Semua tindakan ini telah dan akan terus diperbarui, sesuai dengan situasi mutakhir. Tim manajemen PT Freeport Indonesia meninjaunya setiap minggu, sehingga karyawan dapat merasa lebih aman saat menjalani kegiatan sehari-hari.

Hal in sejalan dengan informasi yang diterima sebelumnya, Guna mencegah dan menghentikan penyebaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), PT Freeport Indonesia (Freeport) memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai Rp 5 miliar dan juga peralatan berupa masker, alat pelindung diri (APD) baju bio hazard, alat penyemprot, serta cairan disinfektan.

Menurut Vice President, Corporate Communications Freeport, Riza Pratama melalui Manager External Communications Corporate Communications Freeport, Kerry Yarangga, bahwa bantuan Rp 5 miliar ini akan didistribusikan, antara lain Rp 2 miliar ke Kabupaten Mimika, Rp 1,5 miliar ke Provinsi Papua, dan Rp 1,5 miliar ke pemerintah pusat.

“Bantuan tunai untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika disalurkan melalui rekening bank dari masing-masing tugas gugus penanganan Covid-19 di wilayah Mimika,” jelas Riza dalam press release yang dikirim media – media di Papua sebelumnya. (https://ptfi.co.id/id/respons-covid-19 )


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here