Bhabinkamtibmas Polres Keerom Dukung Kegiatan Ramadhan

0
65
Anggota Bhabinkamtibmas Polres Keerom, Aipda. Imam Ghozali, saat melakukan rekaman Kajian Ramadhan dengan tema ‘Bahaya Miras dan Narkoba’. (Arief/LintasPapua.Com)

Aipda. Imam Ghozali, Isi Kegiatan Kajian Ramadhan Dengan Judul Bahaya Miras dan Narkoba.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Tak lama lagi, umat muslim memasuki Bulan Ramadhan Tahun 1442 H, yang diperkirakan pertengahan April 2021. Persiapan pun mulai dilakukan umat muslim untuk menyambutnya, juga seeprti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polres Keerom tepatnya dari Kampung Wiantre, Arso V yaitu Aipda. Imam Ghozali.

Dalam rangka mendukung kegiatan jelang ramadhan yang dilakukan RRI Jayapura, ia mendapat kepercayaan untuk menjadi salah satu pengisi acara tersebut. Ia pun melakukan perekaman kegiatan ‘Kajian Ramadhan’ yang mengambil judul  ‘Bahaya Miras dan Narkoba’ yang dilaksanakan Rabu (24/3/21) di RRI Jayapura.

Kapolres Keerom, AKBP. Emile Reisite Hartanto, SIK, SH, melalui kasat Bimman Polres Keerom, AKP. Mujiat, mengemukakan bahwa pihak Polres Keerom memberikan dukungan penuh bagi anggota dan jajarannya untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan seperti yang dilaksanakan tersebut.

‘’Polres Keerom akan mendukung penuh kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan apalagi yang terkait dengan penguatan mental spiritual baik bagi anggota Polri maupun bagi masyarakat. Dan seperti kali ini, anggota Polres Keerom yaitu Bhabinkamtibmas Kampung Wiantre diminta untuk mengikuti dan memberikan materi pada kegiatan kajian Ramadhan yang dilaksanakan di RRI Jayapura,’’ungkapnya kepada media ini, Rabu (24/3/21) kemarin.

Sementara itu dalam Kajian Ramadhan, Aipda. Imam Ghozali, menyampaikan bahaya Miras dan Narkoba memang dilarang dalam agama karena masuk dalam kategori khamer atau minuman dan zat yang memabukkan. Namun lebih dari itu secara klinis dan mental juga sangat merusak bagi tubuh dan pikiran mereka yang mengkonsumsinya.

‘’Melihat bahaya dan dampak Miras dan narkoba, baik bagi tubuh dan mental yang mengkonsumsinya, ternyata secara luas akan berdampak terhadap stabilitas keamanan dan rawan sosial. Maka memang kita harus menjauhi Miras dan Narkoba,’’ungkapnya. (ariefnugroho/lintaspapua.com)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here